Semakin Gahar, Palin Tuding Obama Teman Jubir PLO

SEPEKAN menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat, Sarah Palin, cawapres dari Partai Republik semakin gahar.

Dia kembali menuding Barack Obama menjalin hubungan dengan kelompok teroris. Bila sebelumnya menuding Obama menjalin hubungan dengan teroris domestik, William Ayer, kini gubernur Alaska itu menyebut Obama memiliki hubungan baik dengan mantan jurubicara Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

Yang dituduhnya sebagai mantan jurubicara PLO adalah Rashid Khalidi, seorang profesor di Columbia University. Pemerintah Amerika dan Israel sampai sekarang masih menganggap PLO sebagai kelompok teroris.

Menurut Palin, tudingan ini bukan black campaign untuk menjatuhkan Obama yang hingga hari ini masih diunggulkan dalam pemilihan presiden. Poling terakhir yang dilakukan CNN dan diumumkan hari ini waktu Amerika (Rabu, 29/10) menyebutkan Obama unggul dengan 53 persen berbanding 43 persen. Bila keadaan ini bertahan, maka Obama dipastikan akan menggantikan George W. Bush.

“Bukan kampanye negatif bila kita menyebutkan catatan seseorang,” kata Palin di Bowling Green, Ohio.

“Kelihatannya masih ada profesor radikal lain, atau yang berasal dari lingkungan kita, yang menghabiskan banyak waktu mereka dengan Obama,” ujar Palin lagi.

“Ini penting untuk disampaikan, karena salah seorang temannya, Rashid Khalidi, yang juga merupakan sekutu politik Barack Obama, merupakan mantan juru bicara Organisasi Pembebasan Palestina,” sambung Palin yang belakangan semakin tak disukai oleh tim kampanye John McCain karena dinilai terlalu sering menyampaikan pernyataan yang tak sejalan dengan kebijakan kampanye McCain.

Kubu Obama menganggap tudingan Palin ini sebagai khayalan yang jelek dan sama sekali tidak benar.

Khalidi adalah salah seorang akademisi berpengaruh di jurusan Timur Tengah Columbia University. Khalidi dikenal sebagai pengkritik kebijakan pemerintah Amerika yang mendukung penjajahan Israel di bumi Palestina. Dia membantah dirinya adalah jurubicara PLO.

Menanggapi tudihan Palin, Khalidi berkata, “Saya tidak akan berbicara kepada media sampai angin idiot ini berlalu.”

Bulan April lalu Los Angeles Times mempublikasikan sebuah artikel mengenai makan malam untuk melepas Khalidi yang akan mengajar di Columbia University pada tahun 2003 di Chicago. Obama hadir pada kesempatan itu.

Dalam acara makan malam itu wanita muda keturunan Palestina membacakan sebuah puisi yang berisikan kecaman terhadap aksi terorisme yang dilakukan Israel di Palestina dan didukung Amerika.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s