Hawaii, News

Si Bule Al Qaeda Sebut Amerika di Ambang Kehancuran

ADAM Yahihe Gadahn namanya. Keturunan Yahudi dari Amerika Serikat. Dan kini menjadi salah seorang penasihat media Al Qaeda.

Gadhan kembali muncul dalam sebuah rekaman video.

Kali ini, dalam video berdurasi 32 menit itu, Adam yang juga dikenal sebagai “Azzam si Amerika” membedah kondisi politik terakhir di Pakistan dan krisis ekonomi yang tengah melanda Amerika Serikat, negeri dimana ia dilahirkan.

Rekaman video yang diproduksi rumah produksi milik Al Qaeda, As Sahab, itu dirilis situs http://www.LauraMansfield.com hari Sabtu waktu Amerika (4/10) atau Minggu waktu Indonesia (5/10).

Selain membicarakan kondisi politik di Pakistan dan krisis ekonomi Amerika Serikat, Gadhan juga menyinggung konflik bersenjata di Kashmir.

Gadhan yang lahir dan besar di Oregon dari keluarga Yahudi kini menjadi salah seorang yang paling dicari dinas intelijen Federal Bureau Investigation (FBI). Tidak tanggung-tanggung, siapapun yang bisa memberikan informasi yang akurat mengenai keberadaan Gadhan, sehingga FBI bisa menangkapnya, akan diganjar hadiah sebesar satu juta dolar AS.

Tahun 2006 Gadhan yang di masa mudanya pernah menyukai musik cadas aliran death metal didakwa telah memberikan dukungan pada kelompok teroris dan membelot.

Dia menjadi warganegara Amerika pertama yang didakwa berkhianat sejak Perang Dunia Kedua berakhir. Adapun Gadhan telah membakar dan mencabut kewarganegaraan Amerika yang dimilikinya.

“Ini adalah saat bagimu untuk mengenyampingkan perbedaan suku, etnis dan teritori, juga perbedaan-perbedaan kecil mengenai hal-hal keduniawian, tidak hanya untuk hari ini tapi untuk selamanya, dan bersatu untuk mengembalikan kegemilangan (Islam),” kata Gadhan dalam bahasa Inggris seperti dikutip CNN.

Sementara mengenai krisis ekonomi yang tengah melanda Amerika Serikat, Gadhan berkata, “Musuh Islam kini tengah menghadapi kehancuran, yang dimulai dengan krisis ekonomi yang semakin melebar.”

Krisis ekonomi, sambungnya, menambah kegagalan Amerika Serikat di Afghanistan, Pakistan dan Irak karena negeri yang kini dipimpin George W. Bush itu membalikkan pandangan mereka dari hukum Allah dan menjadikan uang sebagai tuhan.

Gadhan memeluk agama Islam di pertengahan 1990an, dan kemudian pindah ke Pakistan. Sejak tahun 2004 setidaknya dia telah muncul di delapan video Al Qaeda. Gadahn selalu menggunakan bahasa Inggris ketika menyampaikan pesan-pesannya.

Dalam video yang dirilis bulan Januari tahun ini, Gadahn menanggalkan kewarganegaraannya dan membakar paspor Amerika miliknya.

“Aku tidak membutuhkan ini untuk pergi kemanapun,” katanya masih dikutip CNN.

Sejauh ini, menurut editor senior pemberitaan Arab CNN, Octavia Nasr, tidak ada satu aksi terorisme pun yang berkaitan dengan pesan-pesan yang disampaikan Gadhan alias Azzam si Amerika.

Standard

4 thoughts on “Si Bule Al Qaeda Sebut Amerika di Ambang Kehancuran

  1. Di Indonesia di kenal dng ‘MENUNGGU HARI-HARI AKHIR AMERIKA!’ Eh, apa itu si Bule bekas agen CIA? Wahh…Bukti lg, bahwa teror itu memang’made in united state of america’.

  2. jokopramono says:

    SALUT!!!!! MEMANG AMERIKA SEDANG BERADA DIAMBANG KEHANCURANYA. SUATU NEGERI YANG MENGEDEPANKAN NAFSU DIATAS SEGALANYA, TUNGGUIN SAJA KEHANCURANMU. AKANKAH INDONESIA JUGA UKUT-IKUTAN AMERIKA? TIDAK CU8KUPKAH KITA BELAJAR DR AMERIKA! JADIKAN AGAMA SEBAGAI FONDASI KEHIDUPAN KITA INSYAALLAH KITA AKAN SELAMAT ATAS KARUNIA ALLAH.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s