Teguh Pun Lengser Keprabon…

DI penghujung perayaan HUT ke-63 Republik Indonesia, di Kapiolani Park, Honolulu, Sabtu, 23 Agustus, ketua Permias Hawaii priode 2007-2008 Teguh Santosa menyampaikan laporan akhir masa tugas.

Dalam laporan setebal 11 halaman itu Teguh menguraikan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan Permias Hawaii dalam setahun terakhir.

Keterangan foto: Ketua Permias Hawaii, dari kiri ke kanan, Saiful Umam (2005-2006), Mohammad Anshori (2006-2007), Teguh Santosa (2007-2008), dan Sulaiman (2008-2009). Tulisan ini diambil dari website Permias Hawaii.

“Saya meletakkan fleksibilitas sebagai prinsip utama dalam menjalankan roda organisasi. Saya percaya bahwa Permias Hawaii adalah organisasi yang dibangun dan digerakkan oleh para volunteers yang bersedia membagikan waktu dan tenaga mereka—di tengah kesibukan studi yang harus tetap diletakkan pada prioritas pertama—untuk masyarakat Indonesia di Hawaii.

Dalam organisasi berkarakter seperti ini, menurut hemat saya, yang dibutuhkan adalah kemampuan “pengurus inti” untuk merangkul dan melibatkan semua pihak dalam berbagai kegiatan.

Adapun saya sebisa mungkin berusaha menjadi playmaker, fasilitator dan moderator, yang memberikan kesempatan kepada serta mendorong dan mengundang anggota Permias Hawaii untuk terlibat dalam kegiatan, baik kegiatan yang bersifat internal (yang hanya melibatkan mahasiswa) maupun kegiatan yang melibatkan masyarakat Indonesia di Hawaii,” tulis Teguh dalam laporannya.

Dia juga mencatat dua pekerjaan besar yang masih tersisa. Pekerjaan pertama berkaitan dengan gagasan mendirikan Indonesian Cultural Center di Hawaii.

Gagasan yang telah berkembang sejak beberapa tahun terakhir ini, sebut Teguh, telah disampaikannya ke banyak pihak, termasuk Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Komisi I DPR Theo Sambuaga dan Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman.

“Gagasan ini menurut hemat saya harus terus dikumandangkan. Bila tidak pada periode ini, saya yakin pada periode-periode selanjutnya gagasan ini akan dapat terwujud,” kata Teguh lagi.

Adapun pekerjaan kedua berkaitan dengan seminar internasional mengenai rekonstruksi dan rehabilitasi Aceh yang akan digelar bulan Oktober mendatang.

“Saya berharap, pengurus Permias Hawaii yang akan datang tetap melanjutkan kegiatan ini sampai selesai,” demikian Teguh.

Usai laporan pertanggungjawaban Teguh, panitia menggelar pemilihan ketua Permias Hawaii periode 2008-2009. Sulaiman, mahasiswa program S-3 jurusan sosiologi, University of Hawaii akhirnya keluar sebagai pemenang. Pria asal Makassar yang baru beberapa minggu tiba di Honolulu mengalahkan dua saingannya Luki dan Agus dari BYUH. Dalam pemilihan itu yang dilakukan di bawah pepohon rindang Kapiolani Park, Sulaiman memperoleh 14 suara, diikuti Luki ( 8 ) dan Agus (4).

Serah terima jabatan dan pengumuman kabinet Permias Hawaii 2008-2009 akan dilakukan dalam pekan ini.

5 thoughts on “Teguh Pun Lengser Keprabon…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s