Battleship Potemkin: Manusia dan Belatung

Potemkin1.

DI Sinclair Library saya menemukan film itu: Battleship Potemkin.

Film bisu hitam-putih karya Sergei Einstein yang dibuat tahun 1925 ini mereka-ulang pemberontakan di atas kapal perang Potemkin pada musim panas 1905. Peristiwa ini adalah salah satu babak penting dalam Revolusi 1905 di Rusia. Walau berlangsung tanpa perencanaan yang matang, namun peristiwa ini ikut meningkatkan derajat ketidakpercayaan rakyat Rusia kepada Tsarisme. Gelombang ketidakpuasan ini satu dekade kemudian menemukan puncaknya: Revolusi Oktober 1917.

Di masa itu kehidupan rakyat Rusia, terutama kaum proletar, semakin tertekan. Rakyat harus bekerja keras untuk memenuhi ambisi-ambisi Dinasti Romanov di Moskow. Kemiskinan menjadi pemandangan yang semakin hari semakin biasa. Kesenjangan antara kaum proletar dan istana serta para kroni istana semakin lebar. Sementara istana hidup dalam gelimang kemegahan, rakyat Rusia terutama yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan hidup berkalang tanah.

Potemkin2.

Revolusi 1905 juga telah memecah konsentrasi Dinasti Romanov yang tengah menghadapi Jepang untuk merebut dominasi ekonomi di Manchuria dan Semenanjung Korea. Dinasti Romanov harus menelan pil pahit dalam perang itu. Di sisi lain, kemenangan Jepang telah menaikkan semangat orang-orang berkulit kuning dari Asia Timur ini. Keberhasilan mengalahkan bangsa kulit putih inilah yang membuat Jepang kemudian dianggap sebagai saudara tua orang-orang Asia lainnya.

Dibangun di galangan kapal Nikolayev tahun 1898 dan selesai setahun sebelum pemberontakan terjadi, Potemkin berpatroli di wilayah laut Rusia di Laut Hitam bersama boat torpedo N267. Nama Potemkin diberikan Tsar Nikolas II untuk mengenang Grigori Aleksandrovich Potemkin Tavricheski, tokoh militer penting Rusia di abad ke-18 yang ikut mendongkel Peter III dalam kudeta 1762, dan mendudukkan Catherine II sebagai Ratu Rusia.

Oleh Einstein yang juga dikenal sebagai pendukung dan propagandis Revolusi 1917, pemberontakan Potemkin dibagi dalam lima episode pendek: Men and Maggots (Manusia dan Belatung), Drama at the Harbor (Peristiwa di Pelabuhan), A Dead Man Calls for Justice (Orang Mati yang Meminta Keadilan), The Odessa Staircases (Tangga Odessa), dan The Rendez-Vous with a Squadron (Pertemuan dengan Skuadron).

Potemkin3.

Adegan pembuka dalam film itu memperlihatkan Frigory Vakulenchuk, pelaut yang kemudian digambarkan sebagai pemimpin dan inspirator pemberontakan, sedang berbicara dengan temannya mengenai penderitaan yang dialami rakyat Rusia. “Kita, pelaut Potemkin, harus mendukung saudara-saudara kita, kaum pekerja. Kita harus berdiri di front terdepan revolusi,” katanya.

Ketidakpuasan para pelaut ini semakin memuncak ketika keesokan harinya, 27 Juni, mereka mengetahui bahwa sup yang mereka makan selama ini berasal dari daging busuk yang telah berbelatung.

“Kita sudah terlalu banyak memakan daging busuk.”
“Daging seperti ini bahkan tidak cocok untuk babi.”

Dokter kapal, Shmirnov, mendatangi kerumunan pelaut yang sedang membicarakan daging busuk itu. “Ini hanya belatung. Bersihkan saja,” ujarnya enteng.

Tentu saja para pelaut tetap menolak memakan sup yang disediakan untuk mereka hari itu.

“Tahanan Rusia di Jepang saja mendapatkan makanan yang lebih baik. Cukup bagi kami mendapatkan daging busuk,” kata Vakulenchuk.

Mendengar penolakan itu, Evgeny Golikov, sang kapten kapal, menggelar apel mendadak. Kelompok pelaut yang tetap menolak memakan sup dari daging busuk itu dicapnya sebagai pembangkang. Ia memerintahkan pasukan marinir untuk mengeksekusi mati para pelaut pembangkang itu. Tetapi marinir menolak. Pecahlah pemberontakan.

Tujuh dari 18 perwira, termasuk kapten kapal, Evgeny, dan wakilnya Ippolit Giliarovsky, serta dokter kapal, tewas dalam pemberontakan itu.

Di pihak pemberontak, Vakulenchuk tewas.

Malam harinya, Potemkin merapat ke pelabuhan Odessa di Ukraina. Para pelaut membaringkan mayat Vakulenchuk di dermaga dan mengibarkan bendera merah. Di atas tubuh Vakulenchuk mereka menuliskan kalimat: ‘dibunuh karena sepiring sup’.

Keesokan paginya kabar pemberontakan di atas Potemkin dan kematian Vakulenchuk segera menyebar. Ribuan rakyat Rusia berdatangan dari segala penjuru hendak menyaksikan mayat Vakulenchuk. Pelabuhan Odessa segera berubah menjadi ruang rapat umum raksasa. Para orator naik mimbar menyampaikan pandangan-pandangan mereka mengenai penindasan yang dialami rakyat Rusia dan menyerukan mogok massal di seantero Odessa

Setelah pemakaman Vakulenchuk sehari kemudian, ribuan rakyat Odessa kembali berkumpul di pelabuhan. Selain menggelar mogok massal mereka juga mengirimkan bahan makanan untuk pelaut-pelaut di atas Potemkin.

Mogok massal ini dijawab pemerintah dengan mengirimkan pasukan Cossack, unit militer yang dibentuk istana untuk melindungi Dinasti Romanov. Tangga Odessa berubah menjadi ladang pembantaian.

Ini adalah bagian paling kolosal dan paling tragis dalam film itu.

Seorang ibu yang sedang berlari ketakutan di tengah kerumunan dan di bawah hujan tembakan Cossack berhenti setelah menyadari bahwa anak laki-lakinya terjatuh kena tembakan liar Cossack. Tubuh si anak malang itu terinjak-injak kerumunan orang yang sedang berlari kesana kemari mencari perlindungan.

Dengan susah payah ia mendapatkan kembali anaknya yang sedang meregang nyawa, menggendongnya dan berjalan ke arah pasukan Cossack yang terus menyisir Tangga Odessa. “Jangan tembak, anakku sekarat,” katanya. Pasukan Cossack menjawab permintaanya dengan melepaskan tembakan ke tubuh si ibu, yang lalu mati bersama anaknya.

Seorang ibu muda yang sedang membawa anaknya di dalam kereta-bayi juga tewas ditembak pasukan Cossack. Kereta-bayi anaknya meluncur dari ketinggian. Tak ada yang menghentikannya. Semua orang sibuk menyelamatkan diri masing-masing. Anak itu pun bernasib serupa ibunya, tewas setelah keretanya terhempas.

Adapun Potemkin kembali mengangkat sauh dan menjauhi pelabuhan setelah melepaskan tembakan ke arah pasukan Cossack.

Pusat komando tertinggi militer Rusia mengeluarkan perintah, memaksa pelaut Potemkin menyerahkan diri, atau menenggelamkan kapal itu. Empat kapal perang Rusia yang juga berpatroli di Laut Hitam dikirim untuk menghancurkan Potemkin yang menolak menyerahkan diri. Tetapi kapal-kapal itu pun menolak menghancurkan Potemkin. Inilah adegan penutup film berdurasi lebih dari satu jam itu.

***
Bagaimana kelanjutan nasib Potemkin di luar film Einstein?

Bersama Georgiy Pobedonosets (satu dari empat kapal yang menolak menembak Potemkin) dan boat torpedo N267, Potemkin berlayar menuju Sevastopol. Lalu tanggal 1 Juli mereka tiba di pelabuhan Konstanta, Romania. Dari Konstanta pimpinan pemberontak mengumumkan kepada seluruh dunia bahwa mereka akan menghadapi pemerintahan Tsar Rusia.

Pemerintah Romania tentu saja tak mau terlibat dalam peristiwa ini. Mereka menolak permintaan bahan bakar dan bahan makanan yang disampaikan Potemkin. Tanggal 8 Juli pelaut Potemkin akhirnya memilih turun di pelabuhan Konstanta dan menyerahkan Potemkin kepada pemerintah Romania yang kemudian mengirim kapal itu kembali ke Odessa.

Bulan Oktober 1905, pemerintah Rusia mengubah nama Potemkin menjadi Panteleimon. Di April 1917, kapal itu kembali dinamakan Potemkin-Tavricheski. Tetapi sebulan kemudian, namanya kembali diubah, kali ini menjadi Borets za svobodu atau Pejuang Kemerdekaan.

Tahun 1918, kapal ini ditangkap Jerman, dan setahun kemudian ditangkap pasukan Gerakan Putih yang merupakan oposisi dari Bolshevik yang berkuasa setelah Revolusi Oktober 1917. Dan di tahun 1919, agar tak dapat digunakan lagi oleh Bolshevik, Gerakan Putih menghancurkan kapal ini di pelabuhan Sevastopol.

Mayoritas dari pelaut Potemkin memilih tinggal di Romania. Beberapa dari mereka ada juga yang memilih kembali ke Odessa tak lama setelah pemberontakan berakhir. Di antara yang memilih kembali saat itu, tujuh dihukum mati di tiang gantungan, dan 56 lainnya dipenjara.

Adapun sekelompok perwira yang ikut dalam pemberontakan Potemkin dan kemudian pulang ke Rusia akhirnya dibebaskan dari hukuman karena dapat meyakinkan pemerintah bahwa mereka berada dalam tekanan selama Potemkin dikuasai oleh pelaut yang memberontak.

Afanasy Matushenko, salah seorang pemimpin pemberontakan, bersama empat pelaut lainnya kembali ke Rusia tahun 1907. Mereka dijanjikan pengampunan. Tetapi, sesampainya di Rusia, mereka pun tewas di tiang gantungan.

Sementara Joseph Dymtchenko, tokoh pemberontakan lainnya, meninggalkan Romania tahun 1908, dan terbang ke Argentina bersama 31 pelaut pengikutnya.

Berikut data teknis Potemkin.

Displacement: 12,500 tonnes standard
Length: 115 m
Width: 22.3 m waterline
Draft: 8.2 m standard

Armament:
4 x 305 mm (12 in) guns in two turrets,
16 x 152 mm (6 in) guns,
14 x 75 mm (3 in) guns,
various small-calibre guns.
5 x 380 mm torpedo tubes.

Armor:
Krupp armour
6 to 9 inch belt, 2.5 to 3 inch deck,
10 in (254 mm) turrets,
5 to 6 in (127 to 152 mm) casemates,
9 inch conning tower

Propulsion:
2 shaft VTE,
22 Bellville coal fired boilers,
11,300 hp

Speed: 16 knots (29.6 km/h)

Complement: 730 officers and men

6 thoughts on “Battleship Potemkin: Manusia dan Belatung

  1. wah pilemya menarik kayaknya. jadi ingat novel Anthony Van kampen, judulnya Djuru Moedi Jan Van Leuween.
    cerita djuru mudi jan van Leuween juga bertemakan pemberontakan di atas kapal. tapi tidak serumit kisah awak kapal film ini.
    dulu kepikiran juga sih membuat skrip drama tentang pemberontakan pelaut-pelaut Dipati Unus saat mengusir portugis di Melaka. (terinspirasi dari kekalahan tentara nusa antara di melaka dalam “Arus Balik” Pramodya ananta toer.

    tapi belum ada waktu buat serius menulis utuh. semuanya masih di dalam kepala. titip pilemnya bang, kalo udah di indonesia aku boleh nonton lah.

  2. Awalnya memang dari penguasa yang korup, despot yang menindas: entah dengan senjata atau dengan senyum yang menipu. Lalu kemiskinan merebak dimana-mana, yang kaya semakinm kaya, yang melata yang semakin melata.

    Setelah itu: REVOLUSI!!!

  3. film ini sangat bagus menjadi pedoman untuk melihat teori-teori film. dan menjadi bahan diskusi di class film saya.

  4. film terbaik ke 2 sepanjang sejarah

    ini top ten nya

    1 citizen kane
    2 battleship of potemkin
    3 tales of ugetsu
    4 apocalypse now
    5 Godfather part 1
    6 lawrance of arabia
    7 casablanca
    8 rashomon
    9 gone with the wind
    10 schindler’s list

  5. pak,, saya maw tanya,, blh taw referensi ttg crta nasib kapal potemkin n awaknya di luar film bttleship potemkin tu gak??? kok saya cari2 n tnya gak da yg taw ttg nasib sperti yg di crtain bpknya yaaa,,, mhon d jawab.. trma ksh,,

  6. 3x gw nonton ini. pernah muter di kampus, dari 20an orang yg nonton, yang bertahan ampe abis cuma 3 orang, ha ha ha ha.

    Bener2 epic yang detail, naratif dan mengenyangkan!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s