Waspadai Agenda Tersembunyi

Kunjungan Direktur Pelaksana IMF Rodrigo Rato

Kunjungan Di­rektur Pelaksana International Mo­netary Fund (IMF) Rodrigo Ra­to ke Indonesia, 23-24 Januari patut diwaspadai sebagai upaya untuk mengamankan agenda mereka di Indonesia. Begitu kata Koordinator Koalisi Anti Utang (KAU) Kusfiardi. Continue reading “Waspadai Agenda Tersembunyi”

Ditolak Karpet Merah Untuk Menteri Saifullah

Arief Mudatsir Man­dan, salah seorang ketua DPP Partai Persatuan Pem­ba­ngu­nan (PPP) yang berniat men­calonkan diri jadi ketua umum PPP, akan menyediakan karpet merah untuk Menteri Pem­ba­ngu­nan Daerah Tertinggal (PDT) Saifullah Yusuf yang berniat ber­gabung dengan partai kabah itu. Saifullah Yusuf juga akan di­be­rikan posisi penting di partai itu. Continue reading “Ditolak Karpet Merah Untuk Menteri Saifullah”

SBY Tahu Pasti Kualitas Mega

SEHARUSNYA elit po­litik dan pemimpin bangsa, ter­ma­suk Ketua Umum Me­gawati Soekarnoputri, men­du­kung seluruh upaya perbaikan dan pembangunan yang dila­ku­kan pemerintah. Continue reading “SBY Tahu Pasti Kualitas Mega”

Teroris Selewengkan Praktek Jihad

Bagi umat Islam, berjihad merupakan jalan yang sangat dianjurkan oleh Islam. Dalam banyak bentuknya, jihad dapat dilaksanakan secara individu, kelompok, maupun dalam masyarakat yang lebih besar, yakni bangsa dan negara. Namun demikian, tak dipungkiri masih ada segelintir kaum Muslimin yang salah dan menyelewengkan ajaran jihad untuk kepentingan tertentu. Continue reading “Teroris Selewengkan Praktek Jihad”

Reaktualisasi Makna Jihad di Era Global

Jihad menjadi kosakata populer di Indonesia pascatragedi WTC 2001 silam. Namun konotasi negatif masih berhembus sama; sebuah kekerasan fisik, pembantaian, pembunuhan dan teror. Kasus Maluku, Poso, dan Afghanistan adalah beberapa contoh paling riil dari pemaknaan jihad dengan konotasi negatif seperti itu. Continue reading “Reaktualisasi Makna Jihad di Era Global”

Kembangkan Budaya Toleransi

Pluralisme, atau faham yang menghargai keberagaman, baik dari segi suku, agama, gender, dan asal-muasal, sesungguhnya merupakan ajaran ataukonsep yang sangat positif bagi peneguhan kembali pilar-pilar persatuan dan kebangkitan suatu bangsa. Namun, sayangnya ajaran tersebut dalam faktanya kerapkali mengalami distorsi penafsiran yang mengakibatkan terjadinya tindak kekerasan antar pemeluk agama. Continue reading “Kembangkan Budaya Toleransi”

Meneguhkan Pluralisme untuk Memperkokoh Persaudaraan

Wacana pluralisme hingga kini masih mendapati relevansinya dengan terjadinya berbagai peristiwa yang mengganggu hubungan antarpenganut agama-agama di Indonesia. Namun, pluralisme masih sering dipahami secara salah dengan menganggap menyamakan semua pandangan agama-agama yang berbeda. Continue reading “Meneguhkan Pluralisme untuk Memperkokoh Persaudaraan”

Figur Sipil Masih Jadi Favorit Warga Ibukota

Rabu, 27 Desember 2006, 16:56:07 WIB

Laporan: Fatahillah

Jakarta, Rakyat Merdeka. Kepemimpinan sipil masih menjadi dambaan warga Jakarta pada pemilihan gubernur DKI pada 2007 mendatang. Continue reading “Figur Sipil Masih Jadi Favorit Warga Ibukota”

Idul Adha: Tingkatkan Semangat Solidaritas dan Berkorban

Akhir 2006, umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Adha. Hari Idul Adha atau hari raya kurban merupakan salah satu hari besar agama Islam yang dirayakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Pada hari tersebut, umat Islam disunahkan melaksanakan shalat Ied dua rakaat dan melakukan pemotongan hewan kurban, seperti unta, sapi, dan kambing. Di samping itu, umat Islam juga disunahkan untuk menunaikan puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah. Continue reading “Idul Adha: Tingkatkan Semangat Solidaritas dan Berkorban”

“Poros Islam Beralih ke Asia Tenggara

Gagasan tentang ajaran Islam yang moderat dan santun diakui tidak mudah untuk dibumikan. Kalangan intelektual, dai, dan ulama yang nyaris sehari-hari berurusan dengan dakwah Islam pun mengakui hal tersebut. Sebagai cerminan dari ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin, doktrin moderatisme Islam sesungguhnya diharapkan dapat terus mewarnai kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara. Continue reading ““Poros Islam Beralih ke Asia Tenggara”

Islam Moderat di Asia Tenggara: Tantangan dan Peluang

Pascatragedi WTC September 2001, ketika Amerika Serikat (AS) menuduh gerakan Al Qaeda sebagai pelaku dan menangkapi orang-orang Islam yang diduga terkait dengan jaring Al Qaeda, posisi Islam moderat di Asia Tenggara tak luput dari tuduhan. Namun, seiring waktu berjalan, Islam moderat berhasil membuktikan diri sebagai kaum Muslim yang sangat tidak menyetujui adanya radikalisme dan terorisme. Continue reading “Islam Moderat di Asia Tenggara: Tantangan dan Peluang”

Berantas Terorisme, Berdayakan Dai dan Ulama

Ancaman aksi terorisme terus membayangi kehidupan masyarakat. Berbagai upaya pencegahan dan pemberantasan, baik yang dilakukan oleh aparat keamanan dan masyarakat secara keseluruhan terus digalakkan. Kalangan ulama dan tokoh agamapun tak ketinggalan turut memberikan kontribusinya bagi pencegahan dan pembasmian terorisme. Pemberantasan terorisme melalui jalur agama serta peran dai dan ulama dinilai cukup efektif.

Continue reading “Berantas Terorisme, Berdayakan Dai dan Ulama”

Memberantas Terorisme dengan Agama

Bahaya aksi terorisme demikian jelas, bukan hanya pada masyarakat sekitar dan kerusakan fisik, tapi juga trauma psikis terhadap korban dan keluarganya. Ancaman inipun harus disikapi secara bijak, dengan terus mengoptimalkan upaya pencegahan dan pemberantasannya. Upaya itu salah satunya melalui pendekatan agama. Continue reading “Memberantas Terorisme dengan Agama”

“Bom Bunuh Diri Bukan Syahid”

Tindakan sebagian masyarakat kita yang nekat melakukan aksi bom bunuh diri kembali terjadi. Yang paling mutakhir adalah dilakukan Muhammad Nuh, dua pekan lalu, di sebuah restoran cepat saji di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur. Continue reading ““Bom Bunuh Diri Bukan Syahid””

Menyambut Bush, Cara Pandang Kita Mesti Rasional

Kunjungan kenegaraan Presiden Amerika Serikat (AS) George Walker Bush ke Indonesia 20 November mendatang, terus mengundang reaksi penolakan dari sebagian kalangan masyarakat di Tanah Air. Kunjungan ini sendiri sebagai balasan terhadap kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke AS pada Mei 2005 lalu. Continue reading “Menyambut Bush, Cara Pandang Kita Mesti Rasional”

Hormatilah Tamu, Maka Engkau Akan Dihormati

Aksi penolakan terhadap kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) George W Bush pada 20 November nanti semestinya dilakukan secara dewasa. Apalagi kedatangan Bush ke Indonesia bukan atas nama pribadi melainkan sebagai Presiden AS. Sebagai bangsa yang besar, Indonesia harus ‘belajar’ menghormati tamu. Continue reading “Hormatilah Tamu, Maka Engkau Akan Dihormati”

Islam Moderat Penentu Peradaban Dunia

Sebagai komunitas Muslim terbesar di dunia, Indonesia terus menjadi perhatian masyarakat internasional. Dalam konteks kehidupan beragama, harus diakui bahwa pasang-surut selalu mengiringi model kehidupan beragama. Umat Islam sendiri tidak lepas dari hal tersebut. NU dan Muhammadiyah sebagai mainstream dari gerakan Islam moderat, menjadi harapan bagi terwujudnya pembumian nilai-nilai dan wajah Islam moderat di Indonesia. Continue reading “Islam Moderat Penentu Peradaban Dunia”

Menegakkan Islam Moderat

Ketika fenomena terorisme timbul di Indonesia, banyak tokoh dari dalam dan luar negeri yang berharap agar Islam moderat tampil dan memberikan andil dalam meredam gejolak teror berlabel agama. Menteri Senior Singapura Lee Kuan Yew misalnya, menyerukan agar kelompok Islam moderat di Asia Tenggara mengambil sikap untuk memerangi ekstrimis Islam yang ia sebut telah membuat teror di dunia. Continue reading “Menegakkan Islam Moderat”

Hendropriyono: 2 Minggu Lagi Noordin Tertangkap

Bekas Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Abdullah Makhmud Hendropriyono juga buka mulut mengomentari terbunuhnya Dr. Azahari di Batu, Malang, Jawa Timur, Rabu petang (9/11). Dia yakin dalam waktu satu hingga dua minggu lagi, karib Dr. Azahari, Noordin Moh Top, akan tertangkap. Continue reading “Hendropriyono: 2 Minggu Lagi Noordin Tertangkap”

Hendropriyono: Garis Belakang AS Brengsek

omar-al-faruq-timeOmar Al Farouq, yang dipercaya Central Intelligent Agency (CIA) sebagai pemimpin operasi Al Qaeda di Asia Tenggara, ditangkap anggota Badan Intelijen Negara (BIN) di Bogor pada Juni 2002. Continue reading “Hendropriyono: Garis Belakang AS Brengsek”

Al Farouq, Teka-teki dari Bagram

omar al farouqDUGAAN bahwa Omar Al Farouq adalah spion yang dibesarkan pihak Barat untuk menyudutkan umat Islam semakin menguat. Continue reading “Al Farouq, Teka-teki dari Bagram”

Kita Gagal Berjihad Melawan Nafsu

Tanpa disadari, sebagian kalangan umat Islam memaknai jihad secara sembarangan, sempit, dan karena itu kehilangan konteks dan hikmah yang sesungguhnya. Ajaran jihad sejatinya adalah untuk kemaslahatan orang banyak, bukan hanya umat Islam saja. Tapi fakta berbicara lain. Segelintir orang melakukan aksi bom bunuh diri, memerangi non-Muslim tanpa sebab yang jelas, dan menghalalkan cara-cara tercela dengan alasan untuk jihad di jalan Allah. Continue reading “Kita Gagal Berjihad Melawan Nafsu”

Membumikan Jihad untuk Perdamaian

Suatu ketika, Imam Samudra alias Abdul Aziz, terpidana mati bom Bali, mengeluarkan pernyataan mencengangkan di hadapan wartawan. “Ini adalah perjuangan suci (jihad), bukan perjuangan hina. Insya Allah, Allahu akbar!” Continue reading “Membumikan Jihad untuk Perdamaian”

Radikalisme Beragama Merusak Peradaban

Munculnya sikap keberagamaan yang berlebihan dan memandang ajaran agama secara hitam-putih, hanya akan menimbulkan dampak negatif dan citra buruk bagi agama tersebut. Selain itu, sikap berlebihan itu juga akan menumbuh-suburkan radikalisme beragama. Islam sendiri menolak keras sikap-sikap berlebihan tersebut. Continue reading “Radikalisme Beragama Merusak Peradaban”

Mewaspadai Radikalisme Beragama

Radikalisme beragama di Indonesia oleh banyak kalangan dinilai tetap akan ada. Kondisi sosial politik, serta tingkat pemahaman terhadap ajaran agama akan mempengaruhi sejauh mana perkembangan dan dampak dari kemunculan radikalisme beragama. Namun demikian, dari hasil survei sebuah lembaga penelitian akhir-akhir ini menunjukkan, para pendukung radikalisme dari kelompok minoritas Islam di Indonesia ternyata sangat kecil. Continue reading “Mewaspadai Radikalisme Beragama”

“Bangun Silaturrahim yang Berkualitas”

Setelah sebulan lamanya umat Islam menjalankan ibadah puasa, beberapa hari lagi kaum Muslimin akan merayakan ‘kemenangan’, yakni Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana sebaiknya umat Islam memaknai dan menyikapi hari mulia tersebut agar tidak sia-sia dan terkesan simbolik? Apa yang harus dilakukan umat beragama agar momentum lebaran ini dapat menjadi pintu masuk untuk membangun perdamaian dan menjauhkan dari segala tindak kekerasan? Continue reading ““Bangun Silaturrahim yang Berkualitas””

Idul Fitri Momentum Merajut Perdamaian

Bagi kaum Muslim, momentum Idul Fitri adalah saat-saat penting untuk bersilaturrahim dan saling memaafkan. Seluruh kesalahan yang pernah dilakukan terhadap sesama selama setahun, seolah ingin dilebur di hari Lebaran. Ucapan minal a’idin wal-faizin pun terdengar di mana-mana Kaum Muslim seolah kembali ke asal kesucian. Continue reading “Idul Fitri Momentum Merajut Perdamaian”

Meet Behrooz Kamalvandi, Iranian Ambassador for Indonesia

meet behrooz kamalvandi

Untuk urusan nasionalisme tak ada salahnya bila Indonesia belajar dari Republik Islam Iran. Di Iran, bahkan oposisi mendukung langkah pemerintah manakala menghadapi tekanan pihak asing yang ingin mencaplok negeri itu.

Continue reading “Meet Behrooz Kamalvandi, Iranian Ambassador for Indonesia”

Ambil Hikmahnya, Hadapi Secara Proporsional

Aksi sekelompok pemuda di Denmark yang mengadakan lomba menggambar Nabi Muhammad dan disiarkan salah satu televisi setempat, pekan lalu, mengundang protes keras umat Islam dunia. Bagaimana hal itu terjadi? Apa itu terkait Perang Salib baru? Bagaimana umat harus bersikap? Continue reading “Ambil Hikmahnya, Hadapi Secara Proporsional”

Umat Islam Harus Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah

Belum hilang dari ingatan, Harian terbesar di Denmark, Jyllands Posten memuat 12 kartun Nabi Muhammad yang diikuti harian-harian lain di Eropa dan negara-negara lain, 6 Oktober 2006 lalu, stasiun televisi Denmark menayangkan rekaman video amatir yang memperlihatkan sejumlah anggota muda Partai Rakyat Denmark (DPP) dalam sebuah acara lomba membuat kartun yang menghina Nabi Muhammad. Sambil berlomba mereka minum-minum dan bernyanyi. Tayangan ini direkam artis Martin Rosengaard Knudsen. Continue reading “Umat Islam Harus Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah”