“Indonesia Tanpa Diskriminasi” Peroleh Democracy Award

Screen

Media Indonesia hal. 2 – Jum’at, 22 Maret 2013

Gerakan Indonesia Tanpa Diskriminasi (ITD) yang dipelopori Denny JA mulai menuai simpati dan apresiasi. Sebuah institusi yang bergerak dibidang pemberitaan nasional, Rakyat Merdeka Online (RMOL), Rabu malam (20/3) lalu mengganjar gerakan tersebut dengan sebuah penghargaan berupa Democracy Award.

Hadir sejumlah tokoh penting yang juga menerima penghargaan tersebut adalah tokoh senior PDIP yang juga Ketua MPR, Taufik Kiemas dan istri mendiang Abdurrahman wahid, Sinta Nuriyah Wahid untuk kategori penghargaan Lifetime Achievment Award. Tokoh penting lainnya adalah Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, pakar hukum tata negara Prof. Yusril Ihza Mahendra, ekonom DR. Rizal Ramli, tokoh media Surya Paloh, dan Ketua KPU Husni Kamil, masing-masing menerima penghargaan Democracy Award.

Menurut Pemimpin Umum RMOL, Teguh Santosa, pemberian penghargaan oleh media berbasis internet dibawah payung Rakyat Merdeka Group ini rutin dilakukan setiap tahun kepada sejumlah tokoh yang dinilai berperan besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kali ini, kegiatan terhormat itu dikemas dalam Malam Budaya Rakyat Merdeka 2013 bertajuk “Beri Daku SUMBA”. Tema tersebut diambil dari salah satu judul puisi penyair besar Taufik Ismail.

Salah satu penerima penghargaan untuk kategori Democracy Award, Denny JA PhD yang kebetulan tak hadir karena sakit, mengaku senang atas pemberiaan penghargaan tersebut. Walaupun, menurut Denny, sebenarnya ada yang lebih pantas menerima penghargaan ini. Sebab, apa yang dilakukannya dengan gerakan ITD ini hanyalah bagian kecil dari gerakan yang juga dilakukan elemen masyarakat lain.

“Mungkin saya hanya ini menguatkan sekaligus menyegarkan dan menyadarkan kembali betapa penting dan mendesaknya sebuah kehidupan berbangsa dan bernegara tanpa diskriminasi. Sebab, inilah salah satu saripati dari demokrasi. Melalui gerakan ini saya ingin merawat semangat itu agar tetap tumbuh dan hidup di negeri ini. Dan untuk itu, kita tak boleh berhenti bermimpi tentang Indonesia tanpa diskriminasi,” ungkapnya saat dihubungi melalui telepon.

Selain karena gerakan ITD yang dipeloporinya sejak tahun 2012 lalu, Denny JA juga dinilai RMOL pantas menerima penghargaan itu karena kontribusinya yang cukup besar dalam menghidupkan tradisi survei opini publik dan konsultan politik di tanah air. Tepatnya sejak dia kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studinya di Amerika Serikat dengan mendirikan Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada tahun 2004 lalu.

“Adalah fakta, sejak mas Denny mendirikan LSI dan selalu terlibat dalam ajang berbagai pertarungan politik baik di Pilkada, Pileg maupun Pilpres, sejumlah lembaga survei lain ikut tumbuh subur mengikuti jejak LSI. Sehingga, sekarang ini survei telah menjadi instrumen penting dalam pertarungan politik, khususnya untuk kepentingan menyusun strategi pemenangan,” ujar Toto Izul Fatah, Direktur Eksekutif Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang mewakili Denny JA menerima penghargaan tersebut.

Menurut Toto, pemberian penghargaan itu memang pantas diterima Denny JA baik dalam kapasitas sebagai pelopor konsultan politik, survei opini publik maupun sebagai penggerak Indonesia Tanpa Diskriminasi. “ Demokrasi itu bukan sesuatu yang begitu saja datang dari langit. Demokrasi menuntut perjuangan dan pengorbanan. Dan apa yang dilakukan seorang Denny JA mempelopori gerakan ITD ini adalah sebuah perjuangan, pengorbanan sekaligus keberanian. Dia berani memilih isu yang tak populer melalui gerakan ini karena ia sadar dan yakin terhadap pentingnya gerakan ini,” tegas Toto.

Tema Indonesia Tanpa Diskriminasi ini dimulai dari sebuah renungan mendalam Denny JA yang melahirkan sebuah karya puisi esai berjudul Atas Nama Cinta. Dari puisi esai itulah berkembang sebuah gerakan demokrasi yang diekspresikan ke dalam aneka wahana seni seperti : film, teater, lagu, lukisan, foto dan flashmob.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s