Si Jenderal Mata Elang Itu Persiapkan Diri Ikut Pemilihan Presiden

Jose Maria Vasconcelos yang lebih dikenal dengan nama Taur Matan Ruak alias si Mata Elang memilih untuk meninggalkan panggung militer dan kembali ke kehidupan sipil. Ia dikabarkan tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pemilihan presiden Timor Leste tahun depan.
Pengunduran diri Mayor Jenderal Taur Matan Ruak dari posisi Panglima Tentara Nasional Timor Leste (F-FDTL) telah menjadi buah bibir sejak bulan Juli lalu.

Menurut Tempo Semanal, pengunduran diri Taur Matan Ruak disampaikan secara resmi kepada Presiden Ramos Horta dan Perdana Xanana Gusmao pada hari Jumat lalu (2/9).

”Hari ini saya menginformasikan kepada Sekretaris Negara bidang Pertahanan bahwa saya telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Perdana Menteri dan Presiden,” ujar Taur dalam jumpa pers yang digelar Sabtu petang.

“Saya mengajukan pengunduran diri karena saya telah bertugas di tubuh Angkatan Bersenjata selama beberapa dekade. Saya kira, kini adalah saatnya bagi saya untuk kembali ke kehidupan sipil,” katanya lagi.

Taur Matan Ruak adalah salah seorang tokoh penting dalam gerakan perlawanan Timor Leste. Pada 1976-1979 ia memimpin pasukan Falintil di sektor militer timur, sebelum akhirnya menjadi komandan kompi.

Desember 1978 ia menggantikan komandan pasukan perlawanan, Nicolau Lobato, yang tewas dalam sebuah pertempuran. Pada Maret 1979 ia sempat tertangkap pasukan TNI, namun berhasil melarikan diri dan bergabung kembali dengan Falintil.

Tahun 1981 Taur Matan Ruak menjadi Asisten Kepala Staf Falintil yang bertanggung jawab di wilayah timur dan tengah.

Ketika Xanana Gusmao tertangkap di tahun 1992, Taur Matan Ruak dipromosikan menjadi Kepala Staf. Ia menjadi Panglima Falintil pada tahun 1998, menggantikan Konis Santana yang tewas di bulan Maret.

Di bulan Agustus 2000, setelah Xanana mengundurkan diri dari Falintil, Taur Matan Ruak ditunjuk sebagai Panglima Falintil. Pangkat Mayor Jenderal diraihnya pada tahun 2009.
Belum diperoleh informasi apakah setelah pengunduran diri ini, Wakil Panglima Brigjen Lere Anan Timor akan menggantikan posisi Taur.

Tempo Semanal menyebutkan, Taur Matan Ruak akan menjadi penantang serius bagi sejumlah nama yang selama ini telah disebut-sebut akan ikut dalam pemilihan presiden mendatang. Sejumlah kandidat calon presiden itu adalah Fransisco “Lu Olo” Guterres dari Fretilin, Ketua Parlemen Nasional Fernando Lasama, Deputi Perdana Menteri Jose Luis Guterres dan sang incumbent Ramos Horta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s