Keterlaluan, Menteri Marty Natalegawa Tak Pernah Respon Permintaan Keluarga Ruyati

Kalangan aktivis perlidungan buruh migran menyesalkan sikap pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Luar Negeri, yang terkesan ogah-ogahan menangani kasus perlindungan buruh asal Indonesia di luar negeri.

Dalam kasus Ruyati binti Sapubi yang telah dihukum mati di barat Mekah, Arab Saudi, kemarin (Sabtu, 18/6), misalnya, Kementerian yang dipimpin Marty Natalegawa ini tak pernah merespon permintaan keluarga Ruyati, agar mereka dibantu berangkat ke Arab Saudi sebelum eksekusi dilakukan.

Demikian disampaikan salah seorang staf Divisi Advokasi Migrant Care, Nining Johan, yang ketika dihubungi beberapa saat lalu (Minggu, 19/6) sedang dalam perjalanan ke rumah keluarga Ruyati di Desa Sukadarma, Sukatani, Kabupaten Bekasi.

“Kemenlu hanya dua kali memberitakan perkembangan kasus ini. Tahun 2010 sekali, dan bulan Februari lalu juga sekali. Keluarga Ibu Ruyati berkali-kali minta dibantu bertemu Ibu Ruyati sebelum eksekusi, tapi tak pernah digubris,” demikian Nining.

2 thoughts on “Keterlaluan, Menteri Marty Natalegawa Tak Pernah Respon Permintaan Keluarga Ruyati”

  1. Apa yang ada dalam pikiran pejabat-pejabat pemerintah itu ya?? rakyatnya minta bantuan kok tidak di bantu? terus apa gunanya duduk di kursi jabatan yang tinggi tapi gak mampu berbuat apa2,, apa pejabat2 itu cuma menang gelar di belakang namanya itu ya?? kalau saya menyebutnya gelar sarjana sia-sia.

  2. Kog tidak malu makan uang DEVISA PARA PEJABAT ??
    Di mintain tolong juga tidak mau ! koK tega menelan dana DEVISA ?? Begitukah kerja para pejabat ??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s