Parlemen Eropa Tanyakan Nasib Mustapha pada Aljazair

Presiden Delegasi untuk Wilayah Maghribi Parlemen Eropa, Pier Antonio Panzeri, secara resmi mempertanyakan nasib Mustapha Salma Ould Sidi Mouloud kepada pihak Aljazair.

“Saya secara resmi mempertanyakan kasus Mustapha Salma Ould Sidi Mouloud,” ujar Panzeri has recently di Brussels kepada delegasi parlemen Aljazair yang menghadiri Pertemuan Interparlemen ke-10 antara Parlemen Eropa dan Parlemen Aljazair. Demikian dikutip dari MAP.

Pertanyaan itu jelas saja membuat delegasi Parlemen Eropa menjadi tidak nyaman.

Ould Sidi Mouloud yang merupakan Kepala Kepolisian Polisario, awal bulan Agustus lalu berkunjung ke rumah ayahnya di Smara, Maroko. Dalam kunjungan itu ia mengatakan mendukung proposal otonomi khusus yang diajukan Maroko untuk mengkahiri konflik panjang di Sahara Barat.

“Pernyataan ini telah menimbulkan persoalan bagi dirinya. Ia hilang dan dituduh melakukan penghianatan hanya karena menyampaikan opininya,” ujar Panzeri.

Panzeri juga meminta agar delegasi Aljazair menggunakan kapasitas mereka sebagai anggota Parlemen untuk mengintervensi kasus Ould Sidi Mouloud dan mendesak Polisario yang berada di wilayah Aljazair agar menghentikan perlakuan tidak manusiawi terhadap Ould Sidi Mouloud.

“Kami meminta Anda mengambil langkah sehingga persoalan ini bisa diselesaikan dan memperlihatkan kemauan Anda bekerjasama dengan kami,” ujar Panzeri lagi.

Aljazair dianggap ikut bertanggung jawab tidak hanya dalam kasus Ould Sidi Mouloud, melainkan juga terhadap berbagai pelanggaran HAM di kamp Tindouf di baratdaya Aljazair. Di kamp inilah, sejak pertengahan 1970an lalu, Aljazair menampung kelompok Polisario. Mereka juga memberikan latihan militer untuk milisis Polisario.

Mustapha Salma Ould Sidi Mouloud ditangkap milisi Polisario di wilayah Mauritania saat hendak kembali ke Tindouf. Setelah diprotes banyak kalangan, Polisario mengaku telah membebaskan Ould Sidi Mouloud pada tanggal 6 Oktober lalu. Namun sesungguhnya keberadaan Ould Sidi Mouloud simpang siur. Pihak keluarga sama sekali tidak tahu dimana ia berada. Belakangan beredar kabar bahwa Ould Sidi Mouloud tidak dibebaskan. Ia disekap dam ketika hendak melarikan diri ditembak oleh milisi Polisario.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s