Polisi Spanyol Bunuh Pemuda Maroko di Melilia

Demonstrasi yang telah berlangsung selama beberapa hari di Melilia, wilayah Maroko di Semenanjung Iberia yang masih dikuasai Spanyol, memakan korban jiwa.

Younes, seorang pemuda berusia 16 tahun, tewas diterjang peluru karet yang ditembakkan polisi Spanyol dalam demonstrasi yang berlangsung Kamis malam (28/10) di pemukiman La Canada de Hidume.

Disebutkan bahwa jenazah Younes dibawa oleh anggota pasukan penjaga keamanan Spanyol ke sebuah tempat yang belum diketahui.

Demonstrasi yang berlangsung setidaknya tiga hari itu dilakukan oleh kelompok pemuda Maroko untuk menentang diskriminasi yang mereka alami.

Demonstrasi besar ini tidak diduga sebelumnya, dan cukup mengagetkan pemerintahan pendudukan Spanyol di Melilia.

“Pengawal Sipil (polisi) atau pihak manapun di Semenanjung Melilia tidak mengantisipasi kerusuhan massal yang terjadi di kalangan pemuda Melilia ini. Kebanyakan mereka adalah warga asli,” ujar pengamat seperti dikutip kantor berita MAP.

Perwakilan pemerintah Spanyol di Melilia telah berusaha meyakinkan demonstran akan mendapatkan pekerjaan. Tetapi kelompok pemuda Maroko meminta agar hak mereka sebagai warga asli Melilia diakui. Kelompok pemuda ini menganggap diri sebagai korban ketidakadilan di rumah sendiri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s