Kabar dari Jakarta: Kambing Jadi Macan dan Tokek Jadi Buaya

JADI semakin tak sabar hati ini menanti bulan Desember, saat kembali ke tanah air. 

Seorang teman pagi-pagi waktu Jakarta berkirim kabar lewat pesan pendek. 

“Bagus,” katanya mengomentari beberapa hal. Lalu, “kau mungkin sudah dengar tentang perkembangan terakhir.”

“Apa,” tanyaku sambil menjelaskan sebisa mungkin kesibukan di Honolulu ini sehingga tak punya banyak waktu untuk menghubungi Jakarta dan berinteraksi dengan pihak-pihak yang lain.

(Edan, semester ini memang lebih berat dari dua semester sebelumnya.)

“Sudahlah, nanti bulan Desember saja. Gak penting-penting amat. Soal-soal kampungan doang: soal kambing jadi macan dan tokek jadi buaya. Gak cukup via SMS,” tulisnya lagi. 

Tuh kan, jadi semakin penasaran.

Leave a comment