PEMERINTAH h Kerajaan Maroko sangat antusias menjalin kerjasama dengan Indonesia.
Demikian pernyataan Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia Abderrahmane Drissi Alami kepada myRMnews di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, (Senin, 16/6).
Indonesia dianggap negara yang sangat potensial dalam semua aspek.
“Indonesia negara besar dan sangat penting dalam dunia internasional,” katanya.
Pernyataan Alami ini juga sekaligus sebagai respon dari kunjungan dua hari Menteri Luar Negeri RI Nur Hassan Wirajuda ke Maroko, Sabtu hingga Minggu lalu.
Selama kunjungan kerja itu, Wirajuda menandatangani lima kesepakatan kerjasama dalam bidang ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknik, penghapusan pajak ganda dan pencegahan penghindaran keuangan untuk pajak pendapatan dan berbagai kerja sama lainnya.
Pada bidang ekonomi, kerjasama difokuskan untuk meningkatkan nilai investasi kedua negara, serta meningkatkan nilai dagang kedua negara. Produk utama Maroko antara lain gula, teh, elektronik, pakaian dan furniture.
Pada bidang pendidikan, kerajaan Meroko akan menjali kerjasama dengan sejumlah lembaga pendidikan Indonesia untuk memberikan program beasiswa.
Alami mengungkapkan, hubungan kerjasama antara Maroko dan Indonesia telah terjalin sejak era Presiden Soekarno yang memberikan dukungan politik kemerdekaan Maroko dari kolonialisme.
Alami yakin hubungan antara Maroko dan Indonesia bisa menjadi kekuatan yang besar.
“Kita yakin bisa melakukan yang lebih baik. Kami yakin dengan kerja bersama ini bisa membawa hasil yang besar,” katanya optimistis.
Pemerintah Maroko juga sangat antusias atas perkembangan demokratisasi yang terjadi di Indonesia.
Alami mengakui Indonesia termasuk salah satu negara demokratis terbesar di dunia. Karena itu, Maroko akan meniru proses demokratisasi yang terjadi di Indonesia.
“Kita memiliki permasalahan politik yang hampir sama. Tetapi saya melihat, Indonesia berhasil keluar dari kemelut politik,” katanya.
