Sorry Nduk, Ayah Gak Ada di Sampingmu

INI kali pertama aku tak ada di sisi Farah saat dia merayakan ulang tahun. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, hari ini ulang tahun Farah akan dirayakan di sekolahnya, TK Al Wardah. Tadinya dia sempat ngambek tidak mau merayakan ulang tahunnya tanpa kehadiranku.

Ketika diberi tahu bahwa aku baru pulang bulan Mei, Farah menjawab, “Kalau gitu ulang tahunnya bulan Mei aja.”

Setelah dirayu-rayu, akhirnya dia mau juga ulang tahunnya dirayakan. Dia bersemangat. Sedemikain besar semangatnya, kartu undangan sudah dibeli sejak awal bulan.

“Beli sekarang Bun, nanti uangnya habis lagi,” kata Farah pada Bundanya. Dia juga yang memilih model dan warna kartu-kartu itu.

Lalu Farah juga sudah mempersiapkan sebuah lagu untuk dinyanyikan di depan teman-temannya. Lagu itu, kata istriku, telah dinyanyikan Farah berungkali selama berhari-hari. Lirik dan nadanya konsisten. Seperti biasa, lagu ini belum punya judul.

Oh ya, lagu ini tentang rasa hormatnya pada guru-gurunya di sekolah. Tanpa guru, apa jadinya aku. Begitu pesan Farah.

Tapi beberapa hari lalu istriku bilang, Farah berubah pikiran. Dia bilang tidak akan menyanyikan lagu itu. Sebagai gantinya, Farah sedang mempersiapkan lagu baru (lagi). Kabar terakhir dari rumah mengatakan dia masih mengatur-atur nada dan kata, jadi belum jelas benar syair dan liriknya.

Kalau mentok mungkin dia akan menyanyikan “Sebelum Cahaya” dari Letto, atau lagu Kanya yang CD-nya kami beli bulan Desember lalu. Atau mungkin lagu “Laba-laba”, yang diciptakannya tahun lalu.

Atau… terserah dia lah. Farah memang sering bikin kejutan.

Pokoknya selamat ulang tahun, anakku. Koncum muach…

Foto di atas gak ada hubungannya dengan HUT Farah. Foto itu diambil di Ancol, bulan April 2007, usai ulang tahun Rakyat Merdeka Group. Foto-foto ulang tahun Farah tahun-tahun lalu di bawah ini.

Kartu kecil yang kami selipkan di goody bags HUT pertama Farah, 2005.

Ulang tahun pertama Farah, 2005.

Ulang tahun kedua, 2006.

Ulang tahun ketiga, 2007. Farah sudah bisa dandan sendiri. Dia yang memilih pakai baju apa, pakai gelang apa. Lipstik juga pakai sendiri. Oh ya, udah ada jagoan tuh, Timur Santosa. Buat Farah, ulang tahun Timur, bulan Juli 2007, adalah ulang tahun dia juga.

13 thoughts on “Sorry Nduk, Ayah Gak Ada di Sampingmu

  1. lagu yang akhirnya farah nyanyikan, “andaikan aku punya sayap, ku ‘kan terbang jauh ke angkasa… ‘kan kuajak ayah bundaku… untuk terbang jauh ke langit yang luas…”

    udah itu aja, katanya.

  2. farahnya nyambung barusan, “maksud aku bisa terbang jauh itu bisa terbang ke amerika…” 😦
    o, pantes lagunya meleceng dari rencana…

  3. Selamat ulang tahun untuk anak Mas, Farah Shafa Kinanti Santosa.
    Namanya bagus…
    Semoga tumbuh jadi anak yang baik dan berbakti pada kedua orang tua. Amiinn.

  4. Be a good girl ya… Putri Ibunya banget tuh. Si Timur juga anak bokapnya sekaleeee..
    Selamat ulang tahun ya Farah, sehat dan bahagia. Salam kenal untuk Pak Teguh Timur.

  5. Selamat ulang tahun ke 4 yah buat Farah.. kelak jadi anak yg berbakti kepada orang tua, agama, nusa dan bangsa, dan bisa di banggakan oleh semua orang disekelilingnya. Aminnn…

  6. met ultah ya farah…
    hiks, jadi kangen ama keluarga di rumah. selama hidup blom pernah yang namanya ngerayain ultah, tapi ucapan selamat ulang tahun dar keluarga udah lebih dari cukup untuk menggantikan perayaan itu.
    btw salam kenal om

  7. Selamat ulang tahun ya. Kalau merasa senang dengan perayaannya nanti pasti berkeinginan untuk merayakan ulang tahun setiap bulan -sama seperti anak saya 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s