Mengapa Kazmierczak Membantai Mahasiswa NIU

TAK banyak orang yang mengenal Seung-Hui Cho sampai ia membantai 32 mahasiswa di Virginia Tech bulan April 2007 lalu. Cho yang keturunan Korea itu digambarkan punya kepribadian aneh dan tertutup pada lingkungan.

Beberapa kali dia merekam dirinya sambil menenteng senjata dan mengenakan rompi anti peluru. Rekaman video karya Cho juga sepucuk surat yang menggambarkan kebenciannya pada lingkungan terungkap setelah peristiwa Virginia Tech.

Sebaliknya dengan Steven P. Kazmierczak, yang membantai lima mahasiswa Northern Illinois University (NIU) di Hari Valentine 2008. Dia bukan orang yang tertutup, punya banyak teman, dan dikenal sebagai mahasiswa dengan sederet prestasi.

Presiden NIU John Peters dalam keterangan persnya mengatakan Kazmierczak memiliki catatan akademis yang baik saat mengikuti pendidikan undergraduate di jurusan sosiologi NIU.

Setelah lulus dari undergraduate tahun 2006, Kazmierczak melanjutkan pendidikan S-2 di kampus yang sama. Ia terdaftar sebagai mahasiswa NIU sampai Fall 2007, antara bulan Januari hingga Mei. Setelah itu, Kazmierczak pindah kampus.

“Sama sekali tidak ada indikasi akan ada persoalan seperti ini,” kata Peters.

Dua tahun lalu Kazmierczak mendapat penghargaan atas penelitian yang dilakukannya tentang sistem lembaga pemasyarakat di Amerika Serikat.

Begitulah, Cho dan Kazmierczak boleh jadi dua pribadi yang berbeda. Cho merasa dia punya persoalan dengan lingkungannya, dan mencatat baik-baik kebenciannya itu. Sementara Kazmierczak relatif tak punya persoalan dan tak pernah memperlihatkan rasa kebencian pada lingkungan.

Terlepas dari perbedaan itu, baik Cho dan Kazmierczak memilih ending yang sama; membantai mahasiswa sebelum mengkahiri hidup mereka.

Dalam aksi brutalnya di Cole Hall, Kazmierczak menembak 21 mahasiswa. Empat diantara korbannya tewas seketika, dan satu lagi meninggal di rumah sakit.

Empat korban yang tewas di tempat adalah Daniel Parmenter (20) warga Westchester; Catalina Garcia (20) warga Cicero; Ryanne Mace (19) warga Carpentersville; dan Julianna Gehant (32) warga Meriden.

Korban tewas kelima yang meninggal dunia di rumahsakit adalah, Gayle Dubowski (20) warga Carol Stream. Kelima korban tewas ini warga negara bagian Illinois.

Menurut Kepala Polisi NIU Donald Grady, orang-orang yang mengenal dekat Kazmierczak mengatakan bahwa Kazmierczak sempat mengkonsumsi obat. Namun obat-obatan ini tidak membantunya sama sekali, dan dia malahan terkadang jadi susah ditebak. Sang kepala polisi tidak menjelaskan dalam keadaan apa Kazmierczak mengkonsumsi obat-obatan itu.

Sampai sekarang polisi belum menemukan motif di balik aksi berdarah Kazmierczak ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s