Video ini membahas dinamika geopolitik terkait konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, serta peran Indonesia dalam upaya perdamaian global melalui Dewan Perdamaian (Board of Peace – BOP). Berikut adalah poin-poin utama dari diskusi tersebut:
Dalam episode GREAT Talks ini, Dr. Teguh Santosa, Direktur Geopolitik di GREAT Institute, membahas keterlibatan Indonesia dalam Dewan Perdamaian (BOP) dan menegaskan kembali dukungan teguh negara ini untuk Palestina.
Video ini membahas pandangan geopolitik Presiden Prabowo Subianto dan bagaimana Indonesia memposisikan diri di tengah dinamika dunia yang sedang berubah. Berikut adalah poin-poin utama dari diskusi antara Hendri Satrio dan Teguh Santosa:
Video ini menampilkan dialog yang membahas situasi geopolitik terkini di Venezuela menyusul tindakan yang diambil oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait Presiden Nicolas Maduro. Berikut ringkasan poin-poin pentingnya:
Video ini menampilkan diskusi santai dan percakapan antara Hendri Satrio (Hensat) dan Teguh Santosa dengan bintang tamu Gian Luigi Ch, seorang komedian stand-up. Percakapan mencakup berbagai topik, termasuk kondisi terkini komedi stand-up di Indonesia, teknik profesional, dan tantangan pribadi.
Video ini membahas polemik keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk bergabung dengan Board of Peace (BoP) yang diluncurkan oleh Donald Trump di Davos. Direktur Geopolitik GREAT Institute, Dr. Teguh Santosa, memberikan analisis mendalam untuk meluruskan narasi negatif yang berkembang di publik Indonesia.
Video ini membahas dinamika geopolitik global saat ini, khususnya fokus pada kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di periode keduanya. Dr. Teguh Santosa dari GREAT Institute membedah beberapa isu kunci dalam perbincangan ini:
AKSI militer Amerika Serikat (AS) yang menangkap Presiden Republik Bolivarian Venezuela Nicolas Maduro menimbulkan gelombang kontroversial di dunia internasional.
Operasi militer yang diperintahkan Presiden Donald Trump itu dinilai banyak pihak sebagai tindakan sepihak yang tidak sejalan dengan hukum internasional dan berpotensi memperbesar instabilitas politik global.
Kata Pengantar untuk buku “Anak Dusun Menjaring Impian: Sebuah Biografi Insan Bhayangkara”
TIDAK mudah menulis pengantar untuk biografi seorang tokoh publik yang dalam perjalanan kariernya menghadapi pusaran citra yang kompleks. Terutama ketika nama itu adalah Firli Bahuri, seorang perwira kepolisian yang pernah memegang jabatan-jabatan strategis di republik ini —dari Kapolres, Kapolda, Ajudan Wakil Presiden, hingga Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sebuah biografi bukan ruang pengadilan. Ia adalah ruang manusia. Ruang untuk memahami perjalanan panjang seorang anak kampung, lengkap dengan luka, batu sandungan, dan pergulatannya membentuk jati diri.
SABTU pagi, 1 November 2025. Baru saja saya menerima kabar gembira dari Sahara.
Seorang teman mantan diplomat Maroko di Indonesia, dari ibukota Rabat mengirimkan sebuah pesan via WhatsApp kepada saya yang sedang berada di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.
“Perjuangan kita membuahkan hasil, Saudaraku,” tulis Mostafa Nakhlaoui.
Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) dan Asosiasi Wartawan Seluruh Tiongkok (All China Journalists Association/ACJA) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk meningkatkan saling pengertian, pertukaran, dan kerja sama di antara para profesional media kedua negara.
MoU tersebut ditandatangani Sekretaris Eksekutif ACJA Wu Xu dan Ketua Umum JMSI Teguh Santosa di gedung VOI Media Jalan Tanah Abang III, Jakarta, hari Selasa, 28 Oktober 2025.
Langkah Kementerian Luar Negeri RI membuka peluang kerja sama ASEAN dengan Korea Utara merupakan momentum penting bagi kawasan.
Menurut Direktur Geopolitik GREAT Institute sekaligus Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia–Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK), Dr. Teguh Santosa, pendekatan ASEAN terhadap Pyongyang perlu dilakukan sebagai salah satu upaya membangun stabilitas dan keseimbangan geopolitik di Asia Timur.
Video ini menampilkan diskusi dengan Dr. Teguh Santosa, Direktur Geopolitik di GREAT Institute, mengenai pidato Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini di Majelis Umum PBB. Percakapan tersebut menyoroti signifikansi pidato tersebut dalam menandai kembalinya Indonesia sebagai pemain kunci di panggung global.
Dalam video ini, Dr. Teguh Santosa, Direktur Geopolitik GREAT Institute, membahas dinamika geopolitik terkait konflik di Palestina dan peran strategis Indonesia dalam mendorong penyelesaian damai.
Teguh Santosa terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Purna Jambore Nasional 1991 (PJ 91) periode 2025-2028 dalam Musyawarah Nasional (Munas) III. Munas tersebut berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (6/9/2025).
Kemarin siang, setelah menyantap gudeg di Yu Djum 167, Jalan Wijilan, Jogjakarta, saya tanya supir taksi yang membawa saya dari Hotel Burza di Jalan Jogokarian. Apakah bisa mengantar saja ke Pakualaman? Supir yang asli Bantul ini tentu saja menjawab: bisa.
BEGITU aksi saling tembak terjadi antara pasukan Thailand dan Kamboja di wilayah perbatasan di sekitar Kuil Preah Vihear, Kamis, 24 Juli 2025, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim langsung menghubungi Penjabat Perdana Menteri Thailand Phumtham Wechayachai dan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet.
Foreign Minister Sugiono (center) looks on during the plenary session of the 58th ASEAN Foreign Ministers’ meeting and related meetings at the Convention Centre in Kuala Lumpur on July 9. (AFP/Mohd Rasfan)
THE suffering of the Palestinian nation is still one of the most crucial issues in international politics and touches the core of universal human value. The Palestinian people are experiencing untold suffering due to the occupation and brutality of the Zionist army, armed by the United States, as well as oppressive economic privation, while the world is still looking for a fair and lasting solution.
PENDERITAAN bangsa Palestina masih menjadi salah satu persoalan paling krusial dalam politik internasional yang menyentuh naluri universal manusia. Rakyat Palestina masih mengalami penderitaan yang tak terperi akibat pendudukan dan kekejaman tentara Zionis serta sanksi ekonomi yang menindas. Sementara dunia masih mencari solusi yang adil dan langgeng untuk mengatasinya.
Buku berjudul “Reunifikasi Korea: Game Theory” yang ditulis wartawan senior Teguh Santosa mendapat pujian dari Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Nezar Patria. Wamen Komdigi menyebutnya sebagai karya yang berhasil memadukan tradisi akademik dan jurnalistik.
Pekan lalu, dalam perjalanan ke Tanjung Pura, sekitar 53 km dari Binjai dan 65 km dari Medan, Farah, Timur, dan Tafta singgah di tempat suci ini, Masjid Azizi Langkat.
Selamat pagi teman2 semua. Maaf, yang hendak saya sampaikan ini barangkali tidak penting bagi kebanyakan orang. Tapi menurut saya, ini penting dan dapat digunakan untuk mengukur tingkat keberhasilan demokrasi di negara ini.
Prof. Miriam Budiardjo lahir di Kediri, Jawa Timur, 20 November 1923, sebagai anak ketiga dari pasangan Saleh Mangundiningrat dan Isnadikin Citrokusumo. Ayahnya dikenal sebagai salah seorang dokter bedah pertama Indonesia di era kolonial yang mendapatkan gelar Doktor dari Universiteit Amsterdam tahun 1929.
[2/5, 00:46] Teguh Santosa: AI, can you find any information if it has never been said or typed on the internet?
[2/5, 00:47] As a conversational AI, I can only access information that’s available on the internet or has been programmed into my system. I don’t have the capability to search or access information that doesn’t exist online or hasn’t been mentioned before.
Pekan lalu saya menyaksikan kemeriahan pesta rakyat di depan Istana Miraflores di Caracas usai pelantikan Presiden Nicolas Maduro Moros sebagai Presiden Republik Bolivarian Venezuela periode 2025-2031.
Mendampingi almh. Rachmawati Soekarnoputri saat berada di dalam tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, 2 Desember 2016.
Saya berharap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersedia merehabilitasi nama baik almarhumah Rachmawati Soekarnoputri yang sempat dijadikan tersangka kasus makar tahun 2016.
Honourable guests, Ibu Vivi Yulaswati, Deputy for Maritime and Natural Resources, Ministry of National Development Planning Mr. Park Soo-Deok, Deputy Ambassador of the Republic of Korea to the Republic of Indonesia Bpk. Arifianto Sofianto, Director of East Asia, Ministry of Foreign Affairs Bpk. Tatang Yuliono, Deputy of Distribution of Coordinating Ministry of Food Bpk. Agung Dharmajaya, Vice Head of Press Council
Pernyataan bersama yang diterbitkan usai pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Xi Jinping di Beijing, Republik Rakyat China (RRC), tidak membahayakan kedaulatan Indonesia atas laut teritorial Indonesia di utara perairan Pulau Natuna yang berbatasan dengan Laut China Selatan.
Sebaliknya, pernyataan bersama itu justru menguatkan kedaulatan Indonesia atas laut teritorial Indonesia.