Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Oleh: Dr. Teguh Santosa, Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup

DI era ketidakpastian global saat ini, konstelasi hubungan antarnegara tidak lagi sekadar ditentukan oleh adu kekuatan militer atau dominasi ekonomi konvensional. Kita sedang menyaksikan pergeseran paradigma baru di mana kelestarian lingkungan hidup telah bermutasi menjadi instrumen geopolitik yang sangat determinan.

Continue reading “Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia”

Titik Balik yang Berharga, Apakah Jadi Sekadar Kertas di Atas Meja?

Oleh: Dr. Teguh Santosa, Direktur Geopolitik GREAT Institute

KABAR penandatanganan nota kesepahaman (MoU) damai antara Amerika Serikat dan Iran pada 14–15 Juni 2026 merupakan sebuah oase di tengah gurun ketegangan global yang mencekam. Setelah 15 minggu dibayangi kecemasan perang terbuka yang melelahkan, langkah diplomatik ini membuktikan bahwa akal sehat geopolitik dan pendekatan dialog pada akhirnya mampu mengungguli arogansi konfrontasi militer.

Continue reading “Titik Balik yang Berharga, Apakah Jadi Sekadar Kertas di Atas Meja?”

Pembubaran Diskusi di UGM dan Ancaman Kesadaran Palsu

Oleh: Dr. Teguh Santosa, Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI)

KABAR duka kembali terdengar dari dunia akademik kita. Ini bukan kabar duka biasa. Sebuah panggung intelektual yang semestinya menjadi ruang sakral bagi dialektika dan pengujian kebijakan publik, dipaksa gulung tikar dan dimatikan oleh aksi sekelompok mahasiswa. Peristiwa ini mencoreng wajah kebebasan berpendapat yang lama kita rawat.

Continue reading “Pembubaran Diskusi di UGM dan Ancaman Kesadaran Palsu”

Menggugat Hegemoni Little Red Dot, Membalikkan Paradoks Center-Periphery

Oleh: Dr. Teguh Santosa, Dosen HI UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta

HUBUNGAN geopolitik dan ekonomi antara Indonesia dan Singapura selalu dibayangi oleh paradoks yang unik. Hubungan ini diwarnai oleh asimetri yang tajam antara luas wilayah geografis dan kekuatan ekonomi.

Continue reading “Menggugat Hegemoni Little Red Dot, Membalikkan Paradoks Center-Periphery”

Membaca Ekodiplomasi dan Posisi Geopolitik Indonesia di Era Prabowo

Oleh: Dr. Teguh Santosa, Direktur Geopolitik GREAT Institute dan Ketua Umum JMSI

SETIAP tanggal 5 Juni, komunitas internasional memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Di tengah pusaran perubahan iklim global dan ketidakpastian lanskap politik global, peringatan ini tidak lagi sekadar menjadi ritual refleksi ekologis belaka. Bagi Indonesia, momentum ini adalah alarm sekaligus panggung strategis untuk menegaskan kembali posisi tawar menawar (bargaining power) kita di mata dunia. 

Continue reading “Membaca Ekodiplomasi dan Posisi Geopolitik Indonesia di Era Prabowo”

Barbarians at the Wall: Tinjauan Geopolitik dan Eksistensi Bangsa

Oleh: Dr. Teguh Santosa, Direktur Geopolitik GREAT Institute

“BARBARIANS at the Wall: The First Nomadic Empire and the Making of China” bukan sekadar narasi sejarah usang tentang peperangan di padang rumput Mongolia, melainkan sebuah studi mendalam mengenai dialektika antara peradaban menetap (settled civilization) dan kekuatan nomaden (nomadic power).

Continue reading “Barbarians at the Wall: Tinjauan Geopolitik dan Eksistensi Bangsa”