Prabowo Petani

Tiba di Beijing, tempat pertama yang kami singgahi adalah Harian Petani. Di lantai 12 kami disambut Pemimpin Redaksi Wang Yimin.

Harian Petani berdiri tanggal 6 April 1980. Di awal masa-masa awal kebijakan open up yang diusung Deng Xiaoping. Misi yang diberikan Partai Komunis Tiongkok pada harian ini adalah memajukan kehidupan petani, pertanian, dan pedesaan.

Seiring dengan perkembangan jaman, Harian Petani melakukan konvergensi. Selain mempertahankan edisi cetak, Harian Petani juga hadir di platform digital Tiongkok, diakses tua dan muda, di pedesaan dan perkotaan. Petani dan bukan petani.

Kepada Wang Yimin saya katakan, pemerintahan baru di Indonesia rasanya akan memberikan perhatian pada kehidupan petani, pertanian, dan pedesaan.

Presiden terpilih Prabowo Subianto yang saat ini masih menduduki kursi Menteri Pertahanan menyadari benar bahwa pertahanan negara tidak hanya disandarkan pada kemajuan alutsista semata. Pondasi terpenting adalah kedaulatan pangan bernutrisi baik untuk membentuk generasi tangguh baik otot maupun otaknya.

Di sinilah peran petani, pertanian, dan pedesaan sama sekali tidak boleh dinafikkan, tidak boleh dikalahkan dan dikendalikan oleh kepentingan aneh-aneh atas nama penghormatan terhadap mekanisme pasar atas nama demokrasi ekonomi.

Petani, pertanian, dan pedesaan semestinya, harusnya, dibela habis-habisan.

Leave a comment