Obama Masih Nyanyikan Lagu Lama

Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama masih menyanyikan lagu lama saat berbicara di depan Majelis Umum PBB di New York, Rabu siang waktu setempat atau Kamis dinihari waktu Indonesia (24/9).

Lagu lama yang dinyanyikan Obama itu antara lain mengenai ancaman yang berasal dari negara-negara yang sebelum ini disebut sebagai negara “poros setan”, Iran dan Korea Utara. Dia menyebut pemerintahan di kedua negara itu mengancam pertumbuhan ekonomi dunia dan dapat membawa dunia ke dalam krisis baru. Di sisi lain, dia juga mengatakan akan terus mendekati Iran dan Korea Utara sehingga mereka dapat memahami kewajiban mereka di panggung internasional.

Obama membuka pembicaraannya dengan mengatakan, ketika dirinya dilantik sebagai presiden AS ke-44 bulan Januari lalu, seluruh dunia sedang melihat Amerika Serikat dengan pandangan skeptis dan tidak percaya. Saat itu, kapitalisme AS dianggap sebagai penyebab dari krisis ekonomi yang hingga sekarang masih dirasakan.

Obama juga mengatakan, dirinya berusaha mengambil jarak yang tegas dengan pendahulunya, Presiden George W. Bush. Beberapa kebijakan yang diambil Obama, untuk memperlihatkan perbedaan itu, antara lain berupa penutupan penjara Guantanamo di Kuba. Saat ini, masih sebut Obama, dia juga concern pada perang melawan terorisme. Bedanya, dia memerangi terorisme dengan menggunakan aturan hukum yang jelas.

Leave a comment