Gugat PBB, Kolonel Kadafi Sebut Obama “Anakku”

Pemimpin Libya Kolonel Moammar Kadafi menjadi salah satu bintang yang bersinar terang di arena Sidang Umum PBB yang sedang berlangsung di New York, Amerika Serikat. Dia memanggil Obama dengan sebutan “anakku” atau my son.

Dalam pidato sepanjang 96 menit, dia menggugat PBB, terutama Dewan Keamanan PBB, yang dikuasai oleh lima anggota tetap, yakni Amerika Serikat, Rusia, Republik Rakyat China, Prancis dan Inggris. Kelima negara ini memiliki hak untuk memveto apapun keputusan PBB. Kadafi yang tampil untuk pertama kali di PBB ini juga menyebut Dewan Keamanan PBB sebagai lembaga yang gagal membawa keamanan. Sebaliknya, sebut dia, Dewan Keamanan PBB menjadi lembaga internasional yang menyebarkan teror dan sanksi. Tidak ada seorang pun yang harus menerima sanksi yang diberikan Dewan Keamanan, katanya berapi-api. Lebih lanjut dia menyarankan agar Dewan Keamanan PBB berubah nama menjadi Dewan Teror.

Kadafi juga mengecam aksi militer yang dilakukan Amerika Serikat di banyak negara, seperti Panama, Vietnam dan Grenada. Dia menyebut invasi militer AS di Irak pada tahun 2003 sebagai “ibu dari semua setan”.

Kadafi yang kehadirannya disambut demonstrasi menyusul pembebasan pengebom Lockerbie yang merupakan warga negara Libya juga menyinggung soal perdamaian di Timur Tengah. Menurut dia, untuk mendamaikan Israel dan Palestina, solusi yang paling tepat adalah mendirikan negara demokratis tanpa fanatisme agama. Dia juga mengatakan, warga di kedua negara ingin hidup di dalam satu negara.

Leave a comment