Komnas HAM berjanji akan segera menindaklanjuti laporan yang disampaikan berbagai kalangan mengenai ketidakjujuran persiapan pemilihan presiden.
Saat bertemu aktivis prodemokrasi, Wakil Ketua Komnas HAM M. Ridha Saleh, juga mengatakan, pihaknya akan membawa masalah ini dalam pertemuan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan digelar dalam waktu dua atau tiga hari lagi. Setelah pertemuan itulah, Komnas HAM baru dapat menyampaikan pendapat apakah pemilihan presiden perlu ditunda atau tidak.
Namun yang jelas, Saleh Ridha mengatakan, beberapa laporan yang disampaikan masyarakat mengenai praktik pembiaran yang mengakibatkan begitu banyak warganegara yang kehilangan hak suara tidak dpat ditafikkan.
“Kami baru bisa menyampaikan pendapat mengenai itu (penundaan pilpres) setelah bertemu KPU,” katanya sambil menambahkan bahwa kekacauan persiapan pilpres terjadi secara sistemik.
