Setidaknya ada sembilan departemen yang rawan dieksploitasi untuk kemenangan pasangan pilpres-cawapres tertentu.
Juga dimuat di Rakyat Merdeka Online.
Demikian disampaikan Masyarakat Profesional Madani (MPM) kepada Rakyat Merdeka Online hari ini (Senin, 22/6). Pengumuman sembilan departemen yang rawan dieksploitasi ini dilakukan Ketua MPM Ismed Hasan Putro sebagai bagian dari desakan agar para capres-cawapres yang bertarung di arena Pilpres 2009 tidak memanfaatkannya sebagai sapi perah.
Kesembilan departemen itu, menurut Ismed, adalah Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang dipimpin Purnomo Yusgiantoro, Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengang (UMKM) yang dipimpin ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali, Departemen Pendidikan yang dipimpin tokoh Partai Amanat Nasional (PAN) Bambang Sudibyo, Departemen Tenaga Kerja/transmigrasi yang dipimpin Erman Suparno, Departemen Perdagangan yang dipimpin Mari Elka Pangestu.
Selanjutnya adalah Departemen Pertanian yang dipimpin tokoh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anton Apriantono, Menteri Perindustrian yang dipimpin tokoh Golkar Fahmi Idris, Departemen Kesehatan yang dipimpin Fadilah Supari, dan terakhir Kementerian Negara BUMN yang dipimpin Sofyan Djalil.
Ismed menyebutkan iklan televisi Menteri Koperasi untuk menyampaikan pesan “Lanjutkan” mengindikasikan kerawanan ini. Dia meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak berpangku tangan. KPK, sebutnya, harus berinisiatif memeriksa kasus ini.
