Walaupun beberapa survei terakhir memperlihat kecenderungan penurunan elektabilitas pasangan SBY-Boediono, namun peluang mereka untuk menang dalam satu putaran masih sangat besar.
Juga dimuat di Rakyat Merdeka Online.
Begitu disampaikan Ketua Umum Gerakan Nasional Pilpres Satu Putaran Saja, Denny JA, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa waktu lalu.
Awal Juni lalu Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dimotori Saiful Mujani mengumumkan hasil survei mereka yang memperlihatkan elektabilitas SBY sebesar 71 persen. Tak lama kemudian giliran Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dibesut Deny JA yang mengumkan hasil survei mereka. Dari survei LSI Denny JA untuk sementara elektabilitas SBY sebesar 63 persen. Hasil survei Soegeng Sarjadi Syndicated (SSS) yang diumumkan kemudian menyebutkan elektabilitas SBY sebesar 52,5 persen.
Melihat kecenderungan ini, Presiden Lembaga Riset Informasi (LRI) Johan S. Silalahi pun sempat berkomentar miring dalam diskusi “Pilpres 2009 Satu Putaran: Fakta atau Fiksi” yang digelar Rakyat Merdeka Online hari Senin lalu (15/6). Kata Johan, melihat kecenderungan ini bukan tidak mungkin justru SBY akan tergusur pada putaran pertama.
Kembali ke Denny JA. Menurutnya, akhir bulan Juni ini LSI yang dipimpinnya akan kembali mengumumkan hasil survei nasional mereka. Dan sejauh ini, dia mendapat kesan kemungkinan SBY menang dalam satu putaran dalam Pilpres 2009 yang akan digelar 8 Juli nanti masih sangat besar.

Penting juga sih survey2 seperti ini. Minimal untuk meraba2 siapa sebenarnya yang paling diminati rakyat.