POLISI menuding Ferry J. Juliantono hendak melarikan diri ke Malaysia.
Tudingan itu disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Abubakar Nataprawira di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, siang ini (Sabtu, 28/6).
Dari pantauan dua anggota Bareskrim yang diutus ke Guangzhou untuk mengamati gerak-gerik Ketua Pimpinan Pusat Dewan Tani Indonesia itu, nama Ferry tidak ditemukan dalam manifes penerbangan Air Asia dari Guangzhou menuju Jakarta.
Setelah diteliti lebih mendalam, nama Ferry ternyata berada di manifes perjalanan dari Guangzhou menuju Kuala Lumpur, Malaysia.
Benarkah Ferry ingin melarikan diri?
Jurubicara Komite Bangkit Indonesia (KBI) Adhie Massardi membantah tudingan itu. Menurut dia, Ferry sama sekali tidak berencana melarikan diri.
“Ini sudah dua kali Ferry dituduh melarikan diri. Pertama, saat Kepala BIN (Syamsir Siregar) menyebut inisial ‘FY’. Dan kedua sekarang ini, dia dituding mau melarikan diri ke Malaysia. Yang sesungguhnya, dia sama sekali tidak punya rencana melarikan diri,” ujar Adhie kepada myRMnews beberapa saat lalu (Sabtu, 28/6).
Kalau tidak ingin melarikan diri, lantas mengapa Ferry merasa perlu singgah di Malaysia?
Menjawab pertanyaan ini, Adhie mengatakan bahwa teman-teman Ferry di Jakarta sangat concern dengan keselamatan Ferry di tanah air. Maka dari itu, mereka menyarankan agar Ferry melakukan pemeriksaan menyeluruh atas kesehatan dirinya di rumah sakit di Malaysia atau Singapura.
General check up ini, sambung Adhie, penting dilakukan sebelum Ferry ditangkap atau menyerahkan diri kepada polisi.
Bila catatan kesehatannya jelas, maka kelak kemudian hari bila hal-hal jelek terjadi, publik bisa memahami persoalan yang sesungguhnya. Begitu masih ujar Adhie tanpa merinci lebih lanjut hal-hal jelek apa yang dimaksudkannya.
Ferry sendiri, masih tambah Adhie, sempat diwawancarai oleh media Indonesia mengenai sikapnya dalam menghadapi tudingan BIN dan Syamsir Siregar. Dan sejauh ini Ferry sama sekali tidak memprlihatkan sikap takut menghadapi tudingan itu. Dus artinya, Ferry pun tak melihat alasan untuk melarikan diri.
