Sebut Auschwitz, Lidah Obama Terpelintir

LIDAH Senator Illinois Barack Hussein Obama terpelintir.

Pria kelahiran Hawaii itu mengatakan salah seorang pamannya ikut membebaskan kamp konsentrasi Nazi di Auschwitz di penghujung Perang Dunia Kedua.

Faktanya, kamp konsentrasi itu dibebaskan oleh tentara Rusia.

DPP Partai Republik (Republican National Committee) menggunakan hal ini untuk menyudutkan Obama yang dapat dipastikan akan memenangkan tiket calon wakil presiden dari Partai Demokrat untu menantang jago Partai Republik, John McCain.

Jurubicara tim kampanye Obama, Bill Burton, dalam rilis yang dikeluarkan hari ini waktu Amerika (Selasa, 27/5) meluruskan lidah Obama yang terpelintir itu. Menurut Burton, yang dimaksud Obama adalah kamp konsentrasi Buchenwald, dan salah seorang pamannya itu adalah great uncle-nya, Charles Payne.

“Keluarga Senator Obama bangga akan pengabdian kakek dan pamannya dalam Perang Dunia Kedua. Khususnya fakta bahwa great uncle-nya ikut membebaskan kamp konsentrasi di Buchenwald. Kemarin dia (Obama) tanpa sengaja menyebut Auschwitz, bukan Buchenwald, ketika menyampaikan cerita tentang seorang tentara yang mengabdi secara heroik,” tulis Burton seperti dikutip CNN.

Lidah Obama terpelintir saat sesi tanya-jawab ketika ia berbicara di Las Cruces, New Mexico. Dia diminta berkomentar mengenai pelayanan yang lebih baik bagi veteran yang mengalami sindrom ketegangan pasca-trauma.

“Saya punya paman yang jadi bagian dari pasukan pertama Amerika yang masuk ke Auschwitz dan membebaskan kamp konsentrasi itu. Dan menurut cerita keluarga, setelah pulang dari medang perang, dia mengurung diri di lantai atas dan tidak keluar sama sekali selama enam bulan,” cerita Obama tanpa sengaja menyebut Auschwitz.

Payne yang dimaksud Obama adalah saudara laki-laki nenek Obama. Ia bertugas pada Divisi ke-89 Infantri yang membebaskan kamp Buchenwald.

One Reply to “”

Leave a comment