TIDAK seperti Partai Demokrat yang kini sedang dilanda “perang saudara”, Partai Republik terlihat adem ayem. Calon presiden dari Partai Republik yang berlambang gajah ini tinggal satu: Senator Arizona John McCain.
Posisi veteran perang Vietnam yang pernah disiksa dalam tahanan Viet Cong selama lima tahun itu pun semakin kuat menyusul penegasan dukungan yang diberikan Presiden George W Bush hari Rabu waktu Amerika (5/3) di Washington.
Menurut Bush, McCain adalah sosok yang paling tepat untuk memimpin Amerika Serikat.
“Apapun yang dia minta dari saya, saya akan berikan, karena saya ingin dia menang,” kata Bush dalam jumpa pers bersama McCain di Washington.
Melindungi warga Amerika Serikat adalah tugas nomor satu yang sudah dipahami McCain, kata Bush.
McCain tentu saja berterima kasih atas dukungan yang disampaikan Bush itu. Dia juga memuji kerja keras Bush selama berkuasa delapan tahun di gedung putih.
“Saya sangat menghargai dukungan yang diberikannya. Saya juga menghargai pengabdiannya kepada negara,” kata McCain.
McCain juga berharap Bush dapat meluangkan banyak waktu menemaninya selama masa kampanye pemilihan presiden nanti.
Kemenangan McCain semakin nyata setelah dia unggul dalam primary election di Ohio, Texas, Vermont, dan Rhode Island. McCain membutuhkan 1.191 delegasi untuk mengamankan pencalonan dirinya. Sejauh ini menurut pusat data CNN, ia telah mengumpulkan 1.226 delegasi.
Kini McCain sedang mencari siapa yang akan digandengnya sebagai calon wakil presiden menuju pemilihan presiden bulan November.
Dia juga menegaskan dirinya tidak begitu peduli dengan proses politik yang terjadi di partai tetangga, Partai Demokrat. Siapapun yang menang di partai berlambang keledai itu, sebut McCain, akan dia hadapi dan akan dia kalahkan.
