HARI ini, Selasa waktu Amerika (4/3), pertarungan hidup mati antara Senator Illinois Barack Obama dan Senator New York Hillary Rodham Clinton dimulai.
Barack Obama dan Hillary Clinton memperebutkan 334 delegasi di Texas dan Ohio.
Pemenang dalam babak krusial ini akan semakin mantap menuju Konvensi Nasional di Denver untuk menentukan calon presiden Amerika Serikat dari kubu Partai Demokrat bulan Juni nanti.
Sejauh ini Barack Obama masih berada di depan, dengan 1.378 delegasi. Sementara Hillary Clinton membayang-bayangi dengan 1.269 delegasi. Dalam sebelas laga terakhir, Barack Obama berhasil mengalahkan Hillary, istri mantan presiden Bill Clinton.
Untuk meraih tiket calon presiden, Obama dan Hillary mesti mengantongi 2.025 delegasi dari 4.049 delegasi yang diperebutkan.
“Bila Obama menang di Texas dan Ohio, it’s game over,” kata analis politik senior CNN Bill Schneider.
Faktor cuaca tampaknya akan ikut bermain dalam pemilihan yang juga digelar di Vermont dan Rhode Island. Di Ohio, otoritas cuaca setempat telah memberikan peringatan mengenai kemungkinan hujan salju sepanjang siang hingga malam hari.
Di Vermont pun demikian. Pihak otoritas cuaca di negara bagian itu telah memberikan peringatan bahaya badai salju. Cuaca yang buruk tentu akan mempengaruhi keputusan pemilih untuk datang ke kotak suara.
Senin malam, di hadapan pendukungnya di Houston, Obama mengatakan dia mencium bau kemenangan di Texas.
“Kita disini untuk menyatakan yes, we can,” kata laki-laki kelahiran Hawaii itu.
“Kita tidak hanya membangun sebuah gerakan, tetapi demokrasi dalam kampanye ini. Kita berada persis di ujung tabir sesuatu yang begitu spesial di Texas dan seluruh negeri,” katanya lagi.
Selasa pagi waktu setempat, Hillary Clinton menyempatkan diri mengunjungi kotak suara di Houston. Kepada para pemilih yang kebanyakan adalah keturunan Latino, Hillary mengatakan dia merasa bahagia dan berharap ada perubahan besar di seluruh Texas.
Salah seorang anggota tim kampanye Hillary, Terry McAuliffe, mengatakan jagonya akan menang di Texas dan Ohio.
Bulan lalu, setelah istrinya menderita kekalahan beruntun dari Obama, Bill Clinton mengeluarkan pernyataan yang membikin merah telinga banyak orang, termasuk Hillary. Menurut Bill Clinton pertarungan di Ohio dan Texas adalah babak yang amat menentukan. Bila kalah, sulit bagi Hillary melanjutkan pertandingan.
Sejauh ini, survei yang dilakukan CNN menyebutkan Obama akan menang tipis dua poin dari Hillary Clinton. Sebelumnya, banyak pengamat yang memperkirakan Hillary harus menang setidaknya 57 persen agar dapat melanjutkan pertarungan dan keluar sebagai juara.
