JOHN McCain ikut menyerang Barack Obama.
Senator Arizona itu memanfaatkan pernyataan yang disampaikan Obama ketika berdebat dengan Hillary Clinton di Ohio, untuk memojokkan Obama.
Dalam debat terbuka dengan Hillary yang digelar di Cleveland State University (Selasa malam 26/2), Obama mengatakan dirinya akan mengirimkan tentara Amerika ke Irak bila memang sudah terbukti bahwa Al Qaeda memiliki pangkalan di sana.
Rabu pagi (27/2) ketika berbicara di depan pendukungnya di Tyler, Texas, McCain menyindir Obama. Dia mempertanyakan pernyataan Obama itu.
“Faktanya Al Qaeda memang sudah punya pangkalan di Irak,” ujar McCain.
Obama dan McCain sama-sama diunggulkan di partai mereka masing-masing. Bedanya, kemenangan McCain sudah sedemikian nyata. Sementara dukungan Obama masih beti alias beda tipis dengan dukungan yang dikantongi saingan terkuatnya di Partai Demokrat, Hillary Clinton.
Pertarungan di Texas dan Ohio yang akan digelar 4 Maret nanti digambarkan sebagai pertarungan hidup mati antara Obama dan Hillary. Pemenang pertarungan ini diperkirakan akan bertemu dengan McCain dalam pemilihan presiden Amerika Serikat bulan November nanti.
Mendengar sindiran McCain, Obama yang Rabu siang berbicara di depan pendukungnya di Coumbus, Ohio, menyesalkan McCain yang asal main comot dan membawa pernyataan Obama keluar dari konteks. Obama menjelaskan, bahwa pernyataan itu disampaikannya untuk menjawab pertanyaan hipotesa yang disampaikan di dalam debat.
“Anda tahu, beginilah politik bekerja,” kata Obama.
“McCain mengira dia telah menyampaikan sesuatu yang cerdas dengan mengatakan, ‘Well, saya menyampaikan sebuah berita padamu, Obama. Al Qaeda ada di Irak’ seperti saya tidak pernah membaca koran, seperti saya tidak tahu apa yang tengah terjadi.”
Obama menegaskan, tentu saja dia tahu bahwa ada Al Qaeda di Irak.
“Itu sebabnya saya mengatakan bahwa kita harus terus menyerang sasaran Al Qaeda. Tetapi saya punya berita untuk John McCain, bahwa sebelumnya tidak pernah ada yang namanya Al Qaeda dan sejenisnya di Irak, sampai George Bush dan John Mc Cain memutuskan untuk menyerang Irak.”
Obama melanjutkan serangannya dengan mengatakan,
“John McCain boleh saja mengatakan dia ingin mengejar Osama bin Laden sampai di depan pintu neraka. Namun sejauh ini yang telah dia lakukan adalah mengikuti Bush dalam perang yang saya arah.”
