SEPEKAN menjelang pertarungan hidup mati di Texas dan Ohio, Hillary Clinton ditinggalkan salah seorang pendukung utamanya.
Dikhawatirkan, aksi balik badan ini akan terus berlanjut. Tentu saja fenomena ini berbahaya untuk sang Senator New York yang sedang berjuang keras agar bisa keluar dari lubang jarum.
Salah seorang pendukung utama Hillary yang mengundurkan diri adalah anggota Kongres dan pemimpin kelompok perlindungan hak-hak sipil, John Lewis.
Bukan hanya meninggalkan Hillary, Lewis juga memilih untuk memperkuat Senator Illinois Barack Obama, saingan terkuat Hillary.
Keputusan Lewis meninggalkan Hillary diambil hanya sehari setelah Hillary berdebat dengan Obama di Cleveland State University, Ohio, Selasa malam (26/2).
Lewis yang berasal dari Georgia mengatakan dia merasa perlu berada di pihak rakyat.
“Rakyat menginginkan babak baru di panggung politik Amerika, dan saya kira mereka dapat melihat bahwa Senator Barack Obama adalah simbol perubahan,” katanya seperti dikutip BBC.
Lewis bergabung dengan Hillary bulan Oktober tahun lalu.
Menyikapi pengunduran diri Lewis, Hillary Clinton mengatakan saat ini Lewis yang juga berkulit hitam sedang berada di bawah tekanan yang begitu besar. Dalam pertarungan Super Tuesday yang lalu, Obama meraih kemenangan di Georgia.
“Pada akhirnya ini bukan persoalan siapa yang mendukung Anda, tetapi persoalan apa yang kita persembahkan, dan dimana posisi kita, juga apa pengalaman dan kualifikasi yang kita punya,” kata Hillary.
Adapun Obama merasa tersanjung dengan keputusan Lewis pindah kubu.
