PEMERINTAH Amerika Serikat menuduh jaringan Al Qaeda di Irak merekrut orang-orang sakit jiwa untuk menjalankan aksi bom bunuh diri. Orang-orang ini direkrut dari dua rumah sakit jiwa, begitu menurut BBC.
Dalam menjalankan operasinya, jaringan Al Qaeda di Irak, demikian sumber militer Amerika, bekerjasama dengan staf rumah sakit jiwa. Mereka ini yang membocorkan catatan kesehatan pasien kepada pimpinan kelompok militan itu.
Sumber militer Amerika Serikat yang mengatakan hal ini tidak bersedia namanya dikutip.
Sinyalemen mengenai perekrutan yang dilakukan di rumah sakit jiwa ini menyusul pernyataan pihak Irak bahwa dua wanita yang meledakkan bom di tengah pasar di Baghdad beberapa waktu lalu mengalami persoalan mental.
Seperti diketahui, hampir seratus orang tewas dalam kejadian tanggal 1 Februari itu.
Salah seorang diantara wanita itu sebelumnya didiagnosa mengalami gangguan kejiwaan schizophrenia dan depresi di Rumah Sakit Jiwa Ibn Rushd, di Baghdad.
Dalam penyelidikan yang dilakukan terhadap akasi bom bunuh diri itu, pihak Amerika Serikat dan Irak telah menahan pejabat sementara direktur rumah sakit itu.
Dia ditanyai sejumlah pertanyaan, termasuk apakah memberikan data kesehatan jiwa pasien kepada Al Qaeda. Demikian dikatakan Jurubicara militer Amerika di Irak, Gregory Smith.
Salah seorang pasien RSJ yang tewas dalam aksi di awal Februari itu mulai dirawat di RSJ Ibn Rushd bulan Desember lalu. Menurut Direktur RSJ Shaalan Joda, wanita berusia 35 tahun yang sudah berkeluarga ini, mengalami depresi berat.
Disebutkan ia mendengar suara-suara yang mengajaknya bunuh diri. “Bunuh diri saja. Untuk apa kamu hidup,” begitu suara-suara itu terdengar, kata Joda.
Wanita yang namanya tidak disebutkan itu dirawat di RSJ dari tanggal 3 sampai 7 Januari lalu.
Setelah dikembalikan kepada keluarganya, dia sempat dua kali kembali ke RSJ. Kunjungan terakhir dilakukannya tanggal 28 Januari, empat hari sebelum ia meledakkan diri.
Namun pihak militer Amerika mengatakan bahwa wanita itu tidak berniat untuk bunuh diri.
“Mereka digunakan oleh Al Waeda,” kata Komandan Pasukan Multi Nasional di Baghdad, Mayor Jendral Jeffrey Hammond.

tau kenapa wanita itu bunuh diri? karena seluruh keluarganya( suami dan dua anak laki-lakinya) tewas akibat kekejaman tentara amerika. tidak hanya itu,kehormatannya sebagai seorang wanita muslim irak telah dirampas dan dipermalukan oleh tantara2 amerika dan polisi irak antek amerika. semoga arwah almarhumah dan keluarganya diterima di sisi Allah swt..amin! Allahuakbar..Allahuakbar…Allahuakbar…berjuanglah terus pejuang islam..matilah kamu dalam syahid..sesungguhnya itu lebih baik bagimu.