Candi Borobudur Tak Masuk Seven Wonders

HARI Sabtu (7/7) sebanyak tujuh keajaiban dunia resmi diumumkan di Lisabon, Portugal. Ketujuhnya adalah The Great Wall di China, kompleks Petra di Jordania, patung Jesus Kristtus di Redeemer, Brazil, Machu Picchu di Peru, piramida Chichen Itza di Meksiko, Kolesum di Roma dan Taj Mahal di India.

Menurut organisasi penyelenggara pemilihan tujuh keajaiban buatan tangan manusia itu, tak kurang dari 90 juta orang dari seluruh dunia terlibat dalam pemilihan. Para pemilih memberikan suara mereka di http://www.new7wonders.com. Beberapa jam sebelum penutupan, hari Jumat lalu, server website itu sempat terganggu dan putus akibat terlalu banyak orang yang ingin memberikan suara dalam pemilihan keajaiban dunia yang pertama kali digelar secara terbuka ini.

Candi Borobudur yang terletak di Jawa Tengah dan selama ini sering disebut sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia sama sekali tidak perhitungan dalam voting ini.

Ia juga tidak masuk dalam daftar nominasi.

Dari daftar finalis bangunan paling tua adalah Stonehenge di Inggris, sementara bangunan paling muda adalah Opera House Sydney di Australia. Patung Liberty di Amerika Serikat juga masuk dalam daftar finalis.

Untuk melempangkan jalan menuju kemenangan, sejumlah pemimpin negara finalis ikut mempromosikan pemilihan ini. Presiden Brazilia Luiz Inacio Lula da Silva and Ratu Jordania Rania adalah dua pemimpin yang paling getol mendorong agar rakyat di negara masing-masing memberikan suara untuk mendukung keajaiban dunia yang ada di negara mereka.

Sementara itu, sejauh ini Unesco belum mengakui hasil pemilihan ini. Unesco mengatakan, pemilihan ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan badan kebudayaan Perserikatan Bangsa Bangsa itu.

2 Replies to “Candi Borobudur Tak Masuk Seven Wonders”

Leave a comment