Berburu Orang Miskin

Rakyat Merdeka, 9 Maret 2005

BEBERAPA hari lalu kita masih asyik bertanya-tanya kenapa subsidi harga BBM dicabut pemerintah, sementara subsidi biaya rekap bank yang jumlahnya dua kali subsidi harga BBM tetap dipertahankan. Saat itu kita juga masih tekun “curiga” kenapa instansi seperti Direktorat Bea dan Cukai atau Direktorat Pajak yang mestinya bisa dioptimalkan untuk menggenjot pendapatan negara—sehingga APBN kita tidak begitu babak belur—justru menjadi lembaga yang memiliki tingkat korupsi tertinggi, setidaknya menurut survei Transparency International Indonesia (TII). Continue reading “Berburu Orang Miskin”