Dari Istighotsah Ke Rahasia Negara

SEBULAN menjelang digelarnya Istighotsah Akbar warga NU (29/4) bau anyir darah menyelimuti Jakarta.

Menyambung Lidah Gus Dur

KEBIASAAN Presiden Abdurahman Wahid yang akrab disapa Gus Dur tampil ekspresionis selalu berlebihan dan kelewatan. Begitu juga dengan pernyataan yang disampaikannya, lebih sering kontra-produktif.

Mencari Wakil Presiden

Masih menyoal lembaga kepresidenan. Dan, masih berhubungan dengan memorandum II yang akan berujung di Sidang Istimewa dalam hitungan minggu.

Jurus Aktor di Rapat Paripurna

SETELAH melayangkan memorandum pertama tiga bulan lalu (1/2), Senin kemarin (30/4), DPR kembali memberikan peringatan keras kepada Gus Dur. Dalam voting terbuka yang dilakukan di ruang Nusantara V gedung DPR Senayan, mayoritas anggota DPR, 363 anggota, menyatakan setuju pada langkah politik ini. Hanya 52 suara yang menolak. Sementara itu berbeda dengan langkah sebelumnya di rapat paripurna Februari, 38 anggota Fraksi TNI/Polri kali ini rela memilih abstain.

Saran Politik Untuk Gus Dur

KEMARIN (30/4) memorandum II telak dihujamkan DPR ke ulu hati Gus Dur. Sempoyongan. Nafasnya tersengal-sengal.

Yusril Ihza Mahendra Menunggu Pinangan Politik

BEBERAPA teori mengenai kejatuhan Gus Dur sedang disusun. Teori pertama menyebutkan Gus Dur akan di-impeach dalam Sidang Istimewa yang digelar sekitar dua bulan setelah Memorandum II, Senin 30 April ini. Teori kedua menyebutkan sebelum di-impeach dalam SI, Gus Dur memilih mengundurkan diri terlebih dahulu. Teori ketiga pun memperkirakan pengunduran diri Gus Dur. Namun berbeda dengan teori kedua, menurut teori ini pengunduran diri Gus Dur tidak dilakukan pasca Memorandum II menjelang SI, melainkan sebelum Memorandum II diberikan DPR kepadanya.

Menyelesaikan Nasib Bangsa Dengan Doa

SECARA harafiah, istighotsah diartikan sebagai doa bersama. Orang ramai-ramai berkumpul di suatu tempat, memanjatkan puja puji ke hadirat Allah, Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Kuasa.