Jurus Aktor di Rapat Paripurna

SETELAH melayangkan memorandum pertama tiga bulan lalu (1/2), Senin kemarin (30/4), DPR kembali memberikan peringatan keras kepada Gus Dur. Dalam voting terbuka yang dilakukan di ruang Nusantara V gedung DPR Senayan, mayoritas anggota DPR, 363 anggota, menyatakan setuju pada langkah politik ini. Hanya 52 suara yang menolak. Sementara itu berbeda dengan langkah sebelumnya di rapat paripurna Februari, 38 anggota Fraksi TNI/Polri kali ini rela memilih abstain.

Saran Politik Untuk Gus Dur

KEMARIN (30/4) memorandum II telak dihujamkan DPR ke ulu hati Gus Dur. Sempoyongan. Nafasnya tersengal-sengal.

Yusril Ihza Mahendra Menunggu Pinangan Politik

BEBERAPA teori mengenai kejatuhan Gus Dur sedang disusun. Teori pertama menyebutkan Gus Dur akan di-impeach dalam Sidang Istimewa yang digelar sekitar dua bulan setelah Memorandum II, Senin 30 April ini. Teori kedua menyebutkan sebelum di-impeach dalam SI, Gus Dur memilih mengundurkan diri terlebih dahulu. Teori ketiga pun memperkirakan pengunduran diri Gus Dur. Namun berbeda dengan teori kedua, menurut teori ini pengunduran diri Gus Dur tidak dilakukan pasca Memorandum II menjelang SI, melainkan sebelum Memorandum II diberikan DPR kepadanya.

Menyelesaikan Nasib Bangsa Dengan Doa

SECARA harafiah, istighotsah diartikan sebagai doa bersama. Orang ramai-ramai berkumpul di suatu tempat, memanjatkan puja puji ke hadirat Allah, Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Kuasa.

Bila Megawati Sakit

SAKIT itu manusiawi. Maksudnya, siapapun yang tergolong manusia, pasti pernah mengalami sakit. Tidak harus sakit berat. Pusing sedikit, atau flu kecil, adalah juga sakit.

Tetapi, karena wakil presiden yang ketua umum DPP PDIP Megawati memang bukan manusia biasa, maka sakitnya juga tidak bisa dianggap biasa. Walaupun hanya sakit flu. Soalnya, karena flu menyerang, Megawati mangkir dari kewajiban memimpin sidang kabinet dua hari lalu (26/4).

Niat Membongkar Jaring KKN Dan Harta Haram Pejabat

PERTENGAHAN tahun 1980-an, Bank Dunia menjuluki Indonesia sebagai the Asian miracle atau keajaiban Asia. Hanya dalam waktu singkat, sejak rejim Orde Baru di bawah Soeharto mengambil alih kekuasaan tahun 1968.

Loyalitas Matori Djalil yang Diragukan

JANGAN pernah lupakan, Nahdlatul Ulama (NU) adalah aktor yang handal dalam peta pertarungan politik Indonesia modern. Dalam pemilu 1955, NU termasuk empat partai besar pemenang pemilu. Di masa Orde Baru pun, ketika difusikan ke dalam Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bersama Perti, Masyumi danPSII, NU tetap memainkan peranan penting.