Lagi, Misteri Mayat Pahlawan Revolusi

harum-bunga
“JELASLAH bagi kita yang menyaksikan dengan mata kepala betapa kejamnya aniaya yang telah dilakukan oleh petualang-petualang biadab dari apa yang dinamakan Gerakan 30 September.” Pangkostrad Mayjen Soeharto, 4 Oktober 1965. Continue reading “Lagi, Misteri Mayat Pahlawan Revolusi”

Catatan Hantu Komunis

Oleh: Harsutejo

Di seputar pilkada Jawa Timur baru-baru ini beredar lagi hantu komunis yang konon bakal menempati kursi kekuasaan. Continue reading “Catatan Hantu Komunis”

Ex-agents say CIA compiled death lists for Indonesians

TAKEN from this. Continue reading “Ex-agents say CIA compiled death lists for Indonesians”

Mengenang Malam Jahanam (17)

Oleh Harsutejo

G30S DIRANCANG UNTUK GAGAL

Meletusnya peristiwa G30S dan seluruh tragedi 1965 [dan 1966] merupakan salah satu ujung perang dingin antara dua kubu kekuatan di dunia, baik kubu kapitalis versus komunis maupun kubu revisionis versus dogmatis ekstrim kiri [berdasarkan istilah para pihak] dan kubu imperialis versus gerakan kemerdekaan yang ikut menyeret Indonesia ke dalam pusarannya. Menurut rumusan Bung Karno (BK) pertentangan dua kubu antara oldefos melawan nefos. Hanya dengan memahami situasi ini semua maka kita dapat mengerti tragedi 1965 beserta seluruh akibatnya, sebagai bagian suksesnya kubu anti-Sukarno di dalam negeri [yang dipandegani sejumlah jenderal AD] dan luar negeri [yang dibenggoli Amerika Serikat] untuk menjatuhkan Presiden Sukarno. Kekuatan dalam dan luar negeri anti-komunis dan anti-Sukarno memiliki kepentingan yang sama untuk menghancurkan PKI yang perkembangannya ketika itu menakutkan musuh-musuhnya, serta menggulingkan Presiden Sukarno sekaligus. Continue reading “Mengenang Malam Jahanam (17)”

Mengenang Malam Jahanam (16)

Oleh: Harsutejo

DEWAN REVOLUSI DAN KUDETA DI RADIO

Menyerimpung Politik PKI

Dalam pengakuannya di depan Mahmillub pada 1967-1968, Ketua BC PKI Syam menyatakan seluruh perbuatannya sebagai pelaksanaan instruksi Ketua PKI Aidit termasuk pengumuman dan dekrit yang disampaikan lewat RRI Jakarta menurut pengakuannya disusun oleh Aidit. Segala pengakuan Syam tentang G30S boleh dibilang tidak dapat diperiksa dan dirujuk kebenarannya. Dokumen G30S yang diumumkan pada 1 Oktober 1965 yang terdiri dari pengumuman Letkol Untung, Dekrit No.1, Keputusan No.1 dan Keputusan No.2, rendah mutu politiknya. Dalam pengumuman pertama bernada emosional. Sulit dipercaya dokumen semacam itu disusun oleh seorang Aidit, seorang pemimpin politik yang telah malang melintang secara nasional dan internasional, pemimpin komunis kaliber dunia. Continue reading “Mengenang Malam Jahanam (16)”

Mengenang Malam Jahanam (15)

Oleh: Harsutejo

DN AIDIT, PKI dan G30S

Pemimpin Muda yang Enerjetik

Sudah sejak muda, sejak jaman penjajahan Belanda, Aidit dalam umur belasan tahun telah ikut serta dalam gerakan melawan penjajahan dalam berbagai bentuknya. Sudah sejak muda pula ia gemar membaca dan tertarik pada marxisme. Di masa revolusi fisik ada sebutan populer di kalangan kaum kiri, “mabuk marxisme” dalam artian positif, giat belajar teori dengan membaca, berdiskusi dan berdebat serta kursus-kursus politik sejak masa pendudukan Jepang, serta menerapkannya dalam praktek perjuangan. Selanjutnya juga menuliskan berbagai gagasannya. Continue reading “Mengenang Malam Jahanam (15)”

Mengenang Malam Jahanam (14)

Oleh: Harsutejo

“TEORI” PRESIDEN SUKARNO SEBAGAI DALANG G30S

Bung Karno (BK) yang sejak remaja berjuang untuk kemerdekaan rakyat Indonesia, pada puncak kekuasaannya sebagai Presiden Republik Indonesia, tiba-tiba dituduh dan diperlakukan sebagai orang yang hendak melakukan perebutan kekuasaan alias kudeta, bahkan sebagai pemberontak. Betapa absurdnya! Continue reading “Mengenang Malam Jahanam (14)”