Bagi Kami Visi dan Misi Jokowi Cukup Jelas

REPUBLIK Indonesia dan Republik Korea atau Korea Selatan memulai hubungan diplomatik pada 17 September 1973. Setelah dalam pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Presiden Moon Jae-in di bulan November 2019, kedua kepala negara sepakat meningkatkan hubungan menjadi special strategic partnership, kini kedua negara tengah menyiapkan draft Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

Perjanjian ini dipercaya dapat meningkatkan kualitas hubungan kedua negara secara signifikan dibandingkan (FTA) yang selama ini berlaku secara multilateral antara Korea Selatan dan negara-negara anggota ASEAN.

Dutabesar Korea Selatan Kim Chang-beom mengatakan, finalisasi draft CEPA sedang dilakukan sehingga dapat ditandatangani kedua negara dalam pertemuan di Busan, Korea Selatan, pada tanggal 25 November 2019.

Dalam wawancara dengan Republik Merdeka, Dubes Kim juga memberikan komentar mengenai susunan tim ekonomi Kabinet Indonesia Maju yang baru dibentuk. Menurutnya tim ekonomi yang baru dibentuk sangat menjanjikan, terutama karena visi dan misi Presiden Jokowi sudah cukup jelas.

“Bagi kami, visi dan misi Jokowi cukup jelas. Prioritas pertama adalah pembangunan sumber daya manusia; kedua, pembangunan sektor infrastruktur; serta ketiga adalah ekspor dan investasi. Ini semua adalah adalah persis apa yang kami tunggu-tunggu,” ujar Dubes Kim.

Berikut petikan wawancara itu:

Continue reading “Bagi Kami Visi dan Misi Jokowi Cukup Jelas”

Jokowi Butuh Menteri Berintegritas yang Tidak Kaku

Presiden terpilih Joko Widodo dan Wapres terpilih Jusuf Kalla harus memanfaatkan golden period pemerintahan mereka sebaik mungkin. Keberhasilan memanfaatkan periode emas itu akan meningkatkan dukungan publik terhadap pemerintah. Sementara kegagalan di periode emas akan membuat tingkat kepercayaan publik turun drastis. Continue reading “Jokowi Butuh Menteri Berintegritas yang Tidak Kaku”

Media Literacy: Decolonizing Your Beliefs

Seperti sama kita ketahui, dalam teori komunikasi disebutkan ada tiga jenis gangguang atau noises, semantical noises, technical or environmental noises, dan physiological noises.

Yang paling berat adalah gangguan psikologis. Ini berkaitan dengan kepercayaan, keyakinan, anggapan, asumsi, stereotyping dan sejenis itu yg dimiliki seseorang (bahkan setiap orang) di dalam benaknya, dan ia (atau kita) merasa nyaman dengan gangguan ini. Continue reading “Media Literacy: Decolonizing Your Beliefs”

Siapapun yang Menang, Ini Republik Indonesia

Berikut ini dikutip dari twit saya tanggal 1 Juli 2014.

1. Saya tahu banyak kawan yg kecewa karena pilihan saya tak sama dg mereka. Jgn khawatir, saya tak kecewa dgn pilihan mereka.

2. Bagaimanapun jg kompetisi politik tidak absolut, tapi relatif. Kompetisi politik adalah proses mengkomparasi pilihan yg ada. Continue reading “Siapapun yang Menang, Ini Republik Indonesia”

Di Halaman Abanganda, Dari Kegagalan Mendefinisikan Kepentingan Bersama Hingga Demokrasi yang Membunuh Demokrasi

Screen Shot 2014-01-25 at 9.35.40 AM

SETIAP jaman atau era punya tantangan sendiri. Hari ini, seperti pernah disampaikan Bung Karno di masa lalu, tantangan kita lebih berat dari tantangan di masa ia dan founding fathers yang lain.

Kita sedang berhadapan dengan sesama kita. Continue reading “Di Halaman Abanganda, Dari Kegagalan Mendefinisikan Kepentingan Bersama Hingga Demokrasi yang Membunuh Demokrasi”

Inilah Penjelasan yang Membongkar “Tindakan Mulia” Boediono

Sejak awal megaskandal danatalangan sebesar Rp 6,7 triliun merebak ke permukaan, mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono selalu berkelit dengan jurus yang sama: bailout Bank Century harus dilakukan karena mengancam perekonomian nasional di tengah krisis ekonomi global. Continue reading “Inilah Penjelasan yang Membongkar “Tindakan Mulia” Boediono”

Boediono dan Track Record Keluarga Edy Tansil yang Diselamatkannya

Secara khusus, keterlibatan Bodiono di balik pengucuran danatalangan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) terungkap dalam Putusan Kasasi MA No. 981/K/PID/2004. Continue reading “Boediono dan Track Record Keluarga Edy Tansil yang Diselamatkannya”