Menengok ke Belakang, Menatap ke Depan Tahun Politik

Sri Mulyani: Tidak Ada Pintu Belakang

Tidak mudah menyelesaikan persoalan divestasi saham PT Freeport Indonesia. Banyak pihak yang harus dilibatkan dalam pembicaraan. Banyak kepentingan yang harus dipertimbangkan.

Sepekan setelah Presiden Joko Widodo meng­umumkan pembayaran 51,2 persen saham Freeport Indonesia oleh PT Inalum (Persero), Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merilis sebuah testimoni yang menggambarkan kompleksitas persoalan dan kerja keras berbagai pihak yang memungkinkan pembelian saham senilai 3,85 miliar dolar AS itu dilakukan.

Di Balik Senyum Dan Motif Parang Richard Adkerson


FOTO itu kini viral.

Ia disandingkan dengan foto saat Presiden Soeharto menandatangani Letter of Intent (LoI) International Monetary Fund (IMF) pada 15 Januari 1998.

Tak jauh dari Pak Harto yang sedang membubuhkan tandatangan sambil membungkuk, Direktur IMF Michel Camdesus yang mengenakan jas hitam dan dasi hitam berdiri sambil menyilangkan kedua tangan di dada.

Di Tepi Amu Darya, Di Ujung Kredibilitas Profesi…

DI Sumatera orang menyebut sungai dengan bermacam nama.

Orang Batak Mandailing menyebutnya, Aek. Batak Karo, Lau. Orang Aceh, Krueng. Orang Lampung, Way. Dan banyak lagi…

Tak Mudah Menulis Konflik dalam Negeri


Berpengalaman menulis konflik Afghanistan, yang kemudian dituliskan dalam buku berjudul ‘Di Tepi Amu Darya’, belum mendorong Teguh Santosa untuk menulis tentang konflik di dalam negeri. Teguh, wartawan senior yang kini CEO Kantor Berita Politik RMOL tersebut mengaku bahwa dirinya takut salah tulis bila menuliskan konflik nasional.

Peluncuran Buku #DiTepiAmuDarya

“Ketika Wartawan Membingkai Konflik”
Hari: Kamis, 20 Desember 2018
Pukul: 14.00 – 16.00 WIB
Tempat: Press Room, Nusantara III, Senayan

Dubes Meksiko Armando G. Álvarez: Dunia Memang Sedang Rumit

SITUASI politik global sedang tidak menentu. Sering diibaratkan seperti laut yang sedang diterpa badai atau the turbulent ocean. Badai ini membahayakan perjalanan setiap kapal yang sedang melintasi samudera dari satu benua ke benua lainnya.