Sudah Sering Berulah, SBY Jangan Ragu Tendang PKS dari Kabinet!

RMOL. Presiden SBY diharapkan mau bertindak tegas dengan mendepak Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari koalisi pendukung pemerintah. Partai berlambang bulan sabit kembar itu bukan baru kali ini menentang koalisi, khususnya dalam rencana kenaikan harga BBM.

“PKS harus ditendang SBY dari kabinet karena manuver politiknya merusak konsentrasi pemerintah. Kalau didiamkan, nanti bikin ulah lagi,” ujar pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah, Teguh Santosa, usai mengisi diskusi bertema ‘Euforia Pilpres 2014 dan Perhatian Terhadap Nasib Daerah’ di gedung DPD, Senayan Jakarta, Jumat (14/6).

Alumni University of Hawaii at Manoa (UHM) di Honolulu, Hawaii, yang biasa disapa Bang Teguh ini mengingatkan waktu yang dimiliki pemerintahan SBY semakin pendek, sementara tantangan dan pekerjaan besar masih banyak yang belum selesai. Dalam keadaan seperti ini pemerintah perlu berkonsentrasi menyelesaikan pekerjaan sebaik mungkin. Hal dan pihak yang dapat menjadi faktor pengganggu harus disingkirkan lebih dahulu.

“Manuver PKS ini bukan yang pertama kali. PKS juga kerap menarik ulur pernyataan dan sikap politik mereka yang awalnya terlihat begitu keras terhadap pemerintah. Ini artinya, selain mempermainkan koalisi, PKS juga mempermainkan perasaan rakyat,” kata Teguh.

“Sekarang bolanya ada di tangan SBY. Dia harus segera menendang PKS berikut menteri-menterinya,” demikian Teguh. [wid]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s