News, Notes

Kekalahan Andi di Depan Mata Setelah SBY Sampaikan Pidato Pembuka

Seperti sudah sama diketahui, dalam pemilihan ketua umum Partai Demokrat di arena Kongres Partai Demokrat di Bandung yang lalu, Andi Mallarangeng menelan pil yang sangat pahit.

Sesumbar yang kerap disampaikan kubu Andi sebelum Kongres digelar ternyata kosong belaka. Di arena pemilihan ketua umum, Andi tumpas. Bukannya menang aklamasi, ia mengalami kekalahan yang seakan aklamasi.

Dalam putaran pertama, Andi Mallarangeng hanya mampu memperoleh 82 suara, jauh tertinggal dari Anas Urbaningrum (236 suara) dan Marzuki Alie (209 suara).

Di putaran kedua, Anas Urbaningrum akhinya unggul dengan 270 suara. Sementara Marzuki Alie mengantongi 248 suara.

Pemilihan ketua umum Partai Demokrat ini sejatinya bukan hanya merupakan pertarungan antara kandidat ketua umum, khususnya Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng. Aroma pertarungan antara Fox Indonesia yang mem-back up Andi Mallarangeng dan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang menjadi konsultan Anas Urbaningrum semakin nyata menjelang Kongres.

Dengan demikian, kekalahan Andi sejatinya juga adalah kekalahan Fox Indonesia di hadapan LSI Denny JA.

Dalam bagian ini, Rakyat Merdeka Online menyoroti peran sang pendiri partai, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam perebutan kursi ketua umum.

Sejak awal, Fox Indonesia terlihat begitu bersemangat melibatkan SBY sejelas-jelasnya. Beberapa kali AM menyatakan bahwa ia adalah kandidat yang paling dekat dengan SBY. Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas pun secara intensif dibawa AM dalam aneka kegiatan. Belum lagi para menteri yang berasal dari Partai Demokrat berada di belakang AM. Bahkan ada menteri yang mengatakan menjadi saksi hidup bahwa SBY hanya mendukung AM.

Sebaliknya, LSI Denny JA mencoba membawa SBY ke tengah. SBY dibuat netral terhadap semua kandidat. Iklan pertama AU adalah di harian nasional yang dibesut Citra Publik Adv, anak perusahaan LSI, memperlihatkan SBY sebagai demokrat sejati.

“Terima kasih SBY karena mengajarkan demokrasi di Demokrat. Karena mengayomi semua calon ketua umum. Dan mendorong kami belajar memilih pemimpin,” begitu bunyi kalimat bijak di iklan itu.

Pesan ini diklankan juga di Rakyat Merdeka Online dan detik.com seminggu terakhir menjelang Kongres. Para pengamat juga menyuarakan hal yang sama.

Nah, pembentukan opini ini penting agar SBY tetap firm membiarkan anak asuhnya bertarung secara equal. Sekali SBY memberikan dukungan secara terbuka untuk AM, itu bukan saja bahaya untuk AU tapi juga bahaya untuk citra SBY sendiri.

Jika SBY netral, menurut Denny JA ketika dihubungi, kemenangan AU tinggal selangkah lagi.

Menurut Denny JA, dalam pembukaan Kongres, kalimat-kalimat yang disampaikan SBY normatif dan netral. Sejak saat itulah, Denny JA merasa SBY telah mengambil sikap yang benar. Dan sejak itu pula, Denny JA sudah memiliki keyakinan Andi Mallarangeng yang selalu membawa-bawa nama SBY akan kalah.

Standard

One thought on “Kekalahan Andi di Depan Mata Setelah SBY Sampaikan Pidato Pembuka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s