SBY Contek Pidato Terlarang Rizal Ramli

sampul-ptrrDARI arena konvensi calon presiden yang digelar Dewan Integritas Bangsa (DIB) di Makassar, DR Rizal Ramli memperlihatkan kegeramannya.

Geram atas apa?

Calon presiden alternatif yang telah memperoleh dukungan dari sejumlah partai itu, antara lain Partai Bintang Reformasi (PBR) dan Partai Nasional Benteng Kemerdekaan (PNBK) Indonesia, geram karena gagasannya membangun kilang pengolahan BBM di dalam negeri dicontek Presiden SBY.

Juga dimuat di RMonline.

Rizal Ramli khawatir, ide itu dicontek untuk sekadar memuaskan rakyat menjelang pemilihan umum dan pemilihan presiden.

“Kalau itu memang dilaksanakan, saya bersyukur karena akan bermanfaat bagi rakyat banyak. Tetapi kalau hanya untuk pajangan etalase politik menjelang pemilu, lihat saja, saya akan bikin perhitungan,” kata Rizal seperti ditirukan jurubicaranya, Adhie Massardi, dalam pembicaraan dengan RMonline, Jumat malam waktu Honolulu (13/3) atau Sabtu siang waktu Indonesia (14/2).

Ide membangun dua kilang pengolahan BBM di dalam negeri ini sudah berkali-kali disampaikan Rizal Ramli. Bahkan ini adalah satu dari sekian banyak gagasan yang dimilikinya saat dia menjadi menteri di era Abdurrahman Wahid.

Dan, yang juga perlu dicatat, gagasan ini pun disampaikan ekonom senior ini saat memberikan sambutan di hadapan peserta pertemuan aktivis dan pergerakan bulan April 2008 di Wisma Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), Jakarta Selatan, April 2008.

Pidato Rizal dalam pertemuan itu dianggap polisi sebagai pidato yang berisi hasutan dan mengakibatkan kerusuhan usai demonstrasi menolak kenaikan harga BBM bulan Juni 2008. Karena isi dalam pidato itulah Rizal Ramli kini ditetapkan sebagai tersangka penggerak kerusuhan.

Transkrip ceramah Rizal Ramli dalam pertemuan di Wisma PKBI itu telah diterbitkan sebagai buku saku dengan judul “Pidato Terlarang Pertama Sejak Soeharto Tumbang”.

Dalam pidato itu Rizal Ramli antara lain mengatakan:

“Coba lihat Singapura. Negara itu sebenarnya tidak ada apa-apanya. Tidak punya bahan bakar. Impor minyak dari Indonesia. Dikilangnya diproses BBM dari Indonesia, lalu dijual kembali ke Indonesia. Beli dari Indonesia, jual kembali ke Indonesia. Tapi mereka dapat nilai tambah, dapat pekerjaan paling banyak.

Jadi, pemerintah yang tidak memiliki visi, pemerintah yang tidak memiliki strategi, pada akhirnya hanya jual-menjual sehingga tidak ada pekerjaan untuk jutaan bangsa kita. Tetapi kalau pemerintahnya punya visi, bahan mentahnya sebagian diproses di dalam negeri, sehingga ada jutaan lapangan kerja, maka jutaan rakyat Indonesia tidak menganggur.”

Kembali ke Makassar.

Hal lain yang disampaikan Rizal Ramli dalam konvensi DIB adalah pentingnya membangun ekonomi di kawan timur Indonesia dengan menghidupkan jalur pelayaran antar-pulau. Juga penting untuk memulai pembangunan jalur rel kereta api di Sulawesi dan Sumatera. Semua proyek padat karya ini, dipastikan Rizal Ramli, akan menampung jutaan tenaga kerja, dan di masa datang akan memotong ongkos produksi barang.

Published by

TeguhTimur

Born in Medan, lives in Jakarta, loves Indonesia.

4 thoughts on “SBY Contek Pidato Terlarang Rizal Ramli”

  1. rizal ramli n yusuf kalla, kalian aset terbaik bangsa saat ini sayang rakyat kita masih pada bodoh, shg ia tak tahu mana yan terbaik buat dia dan bangsaanya, smg pd 8 juli nanti hati dan pikiran mereka lebih terbuka!!!

  2. ass,,pak rizal yth,,saya sangat meng idolakan bapak.karena pogram2 yg bapak utarakan sangat tepat untuk di jadikan sebagai pedoman memajukan bangsa ini..
    semoga kita bisa ketemu pak..wslm

  3. RR aka Rizal Ramli sepanjang yang gw ikuti adalah sosok yang visioner ,memandang Indonesia dengan jiwa yang besar…seperti Bung Karno.

    beda dengan SBY….sosok yang berjiwa inlander…tukang posnya Obama ketika di Washington DC.Pertemuan di White House kok cuman pengen ngasi foto Obama waktu kecil..?kasian Indonesia.punya pemimpin kayak gini..!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s