Barack Obama, News

Potret Lisa dan Hitam Putih Obama

obama_youth_01

TIDAK mengagetkan bila TIME memilih Barack Obama sebagai “People of the Year 2008”.  

Bagian yang juga menyentuh dalam edisi akhir tahun 2008 TIME adalah rangkaian foto hitam putih Obama. Foto-foto ini adalah rekaman wajah dan gaya Barack, saat presiden ke-44 Amerika Serikat kelahiran Hawaii itu  masih menempuh pendidikan di Occidental College, Los Angeles.

Tahun 1980 ketika itu. Barack baru memulai tahun pertamanya di Occidental College. Seorang fotografer muda, Lisa Jack, menemui Barack dan meminta kesediaan Barack menjadi model dalam portfolio-nya.

“Dia begitu manis. Apalagi yang bisa diingat gadis 20 tahun,” kata Lisa mengenang pertemuan pertama mereka untuk sesi pemotretan. 

Foto-foto dalam tulisan ini diambil dari TIME. Anda akan melihat foto-foto lainnya di akhir tulisan. 

“Anda bisa melihat, awalnya dia hanya berpose. Tetapi di saat pemotretan berlangsung, dia mulai menampakkan dirinya. Dia sangat karismatik bahkan saat itu.”

Mimpi Lisa untuk menjadi seorang fotografer tak pernah kesampaian. Kini dia bekerja sebagai seorang psikolog.

Lisa dan Barack hanya bertemu beberapa kali untuk sesi pemotretan. Setelah itu keduanya tak pernah bertemu lagi, sampai pada tahun 2005, Lisa yang sedang berkunjung ke Capitol Hill kaget melihat Barack. 

Dan yang lebih mengagetkan lagi adalah kenyataan bahwa Barack masih mengenalnya.

Setelah bertemu Barack, Lisa mencari kembali negatif foto film yang pernah merekam wajah Barack di Occidental College. Dia tak pernah membayangkan bahwa foto-foto yang disimpannya di basement itu akan berarti banyak .  

Foto-foto Barack “blew me away,” kata Lisa. “I had no idea I’d taken a whole roll of film.”

Selama pemilihan presiden berlangsung, Lisa menyimpan negatif foto film itu di sebuah safety-deposit box. Dia tak mau foto-foto itu digunakan oleh pihak lain untuk tujuan politik. 

“I’m not political,” kata Lisa, “(tetapi) ini adalah foto yang historis dan harus diperlihatkan kepada orang lain.”

Foto-foto ini memperlihatkan sosok Obama yang menyenangkan sekaligus penuh pertimbangan, kata Lisa lagi. 

obama_youth_02a

obama_youth_03a

obama_youth_04

obama_youth_05a

obama_youth_06a

obama_youth_07

obama_youth_08a

obama_youth_09

obama_youth_10a1

obama_youth_11a

Standard

3 thoughts on “Potret Lisa dan Hitam Putih Obama

  1. bung resi bimo, saya sulit membayangkan amerika serikat akan mengubah kebijakan politik luar negerinya di timur tengah secara radikal dalam waktu yang singkat.

    untuk waktu yang lama kita agaknya masih harus menyaksikan double standard dan diskriminasi di timur tengah dan kawasan lain dimana amerika memiliki kepentingan besar, baik secara ekonomi dan politik.

    obama adalah presiden amerika serikat, thus jalan pikirannya adalah jalan pikiran amerika serikat. kepentingan amerika diletakkannya di atas kepentingan yang lain-lain.

    summer lalu, dalam peringatan 60 tahun “kemerdekaan” israel, obama telah berjanji dirinya akan melindungi kemerdekaan israel.

    saya tak yakin dia mampu berbuat banyak di timur tengah dalam waktu dekat ini. keinginannya menarik pasukan AS dari irak pun menurut saya bukanlah keinginan yang didorong oleh semangat yang berbeda dari semangat yang dimiliki bush cs. faktanya, obama “mengadopsi” jalan pikiran bush bahwa timur dan barat adalah dua kutub yang berbeda dan berseberangan dan akan selalu terlibat konflik.

    cara obama memandang radikalisme di tubuh kelompok islam misalnya, menurut saya tidak jauh berbeda dengan cara bush memandang hal itu.

    obama didukung oleh separuh lebih rakyat amerika yang memiliki hak pilih dan menggunakan hak pilih itu yang kecewa pada bush. kekecewaan mereka didorong oleh kenyataan bahwa berbagai kebijakan bush, termasuk perang yang digelarnya di afghanistan dan irak, pada akhirnya membebani mereka. kebijakan perang itu telah merusak ekonomi amerika. mereka sulit menerima kenyataan bahwa thaliban dan kelompok radikal di timur tengah, juga saddam hussein misalnya, adalah bidak yang pernah dibesarkan dan dibiayai oleh pemerintah amerika di masa silam. mereka masih sulit menerima teori blowback (yang ditulis profesor chalmers johnson), mereka masih menerima dan menelan dengan mentah teori clash of civilization (yang ditulis samuel huntington). mereka dapat saya katakan, masih tidak peduli dengan dunia di luar amerika serikat. mereka ignorant.

  2. summer lalu, dalam peringatan 60 tahun “kemerdekaan” israel, obama telah berjanji dirinya akan melindungi kemerdekaan israel.
    ———————————————
    Akhirnya kita melihat, siapapun yang akan menjadi presiden amerika, takluput dari restu Zionist Israel. Termasuk janji obama yang akan memberi bantuan 30 miliar dolar salam jangka 10 tahun tuk anggaran militernya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s