News, Notes

Heru Lelono, SBY, dan Misteri Superletoy

HERU Lelono kembali jadi bahan omongan. Kali ini, Staf Ahli Presiden bidang Otonomi Daerah itu menjadi buah bibir menyusul kegagalan proyek Supertoy HL-2 di Desa Grabag, Purworejo, Jawa Tengah.

Heru dan perusahaannya, Sarana Harapan Indopangan (SHI), dinilai bertanggung jawab atas kegagalan itu. Para petani pun sudah mengajukan permintaan ganti rugi kepada SHI dan Heru. Varietas padi yang dikembangkan SHI dan diuji coba di Desa Grabag ini tadinya dipromosikan sebagai varietas padi baru yang bersifat unggul, antara lain dalam sekali tanam dapat dipanen tiga kali. Namun, menurut penelitian lebih lanjut, disebutkan bahwa Supertoy HL-2 bukanlah varietas baru. Dia mirip dengan salah satu varian varietas Rojolele yang dikenal sebagai padi unggul lokal. 

Partai Demokrat merasa kejadian ini telah merusak citra SBY. Mereka minta agar Heru Lelono dicopot dari posisinya di Istana Kepresidenan. Adapun Jurubicara Kepresidenan Andi Mallarangeng mengatakan, SBY sudah meminta agar Heru Lelono menjelaskan duduk persoalan ini kepada masyarakat. Kubu oposisi, PDI Perjuangan, juga ikut meramaikan suasana. Mereka minta agar Istana Kepresidenan bersih-bersih. Kalau ada unsur penipuan, laporkan saja ke polisi.  

SBY wajar terganggu, karena tanggal 17 April 2008 dia telah telah ikut “menikmati” panen perdana Supertoy HL-2 di Purworejo. Dalam kesempatan itu, SBY memuji-muji penemuan varietas unggul ini.

“Pertama-tama disamping saya ingin memastikan bahwa program pemerintah dilaksanakan dengan baik di Purworejo ini, di Jawa Tengah ini, saya juga ingin bersama-sama menyaksikan nanti, bersama-sama berpanen raya sebuah varietas yang diluncurkan oleh penemunya, yang nanti pada saatnya setelah melewati proses yang sistemik, tentu harapan kita bisa diluncurkan sebagai salah satu varietas yang dikembangkan di negeri ini,” kata SBY.

Kejadian ini persis seperti bulan Desember 2007 lalu, ketika dengan bangganya SBY mengumumkan pada dunia di depan Konferensi Climate Change di Bali bahwa Indonesia berhasil menemukan jenis bahan bakar baru yang sangat ekonomis dan ramah lingkungan yang dinamakan Blue Energy. Belakangan Blue Energy ini pun diketahui bodong. Si penemunya, Djoko Suprapto, yang digandeng Heru sempat menghilang pertengahan Mei lalu, dan kini menjadi tersangka penipuan.

Sebelumnya, tanggal 25 November 2007, di kediamannya di CIkeas SBY melepas rombongan Blue Energy itu ke arena Konferensi Climate Change Bali. Untuk memperlihatkan betapa hasil pembakaran mesin yang menggunakan Blue Energy itu tidak berbahaya, SBY bahkan menyempatkan diri berjongkok di belakangan knalpot salah satu kendaraan rombongan yang menggunakan Blue Energy. 

Bukan SBY atau Heru yang menuntut Djoko, tapi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, pihak pertama yang memberi kepecayaan kepada Djoko untuk mengembangkan sumber energi bodong hasil temuannya yang oleh Djoko dinamai Banyugeni, dan proyek pembangkit listrik yang dinamai Djodhipati. UMY mengaku mengalami kerugiaan sebesar Rp 1,5 miliar.

Well, bila Blue Energy diplesetkan jadi Blur Energy, kini Supertoy diplesetkan menjadi Superletoy.

Berikut beberapa berita yang telah diposting beberapa waktu lalu berkaitan dengan Heru Lelono, selain mengenai Blue Energy juga mengenai latar belakang kedekatan  Heru Lelono dengan SBY.

1. Staf Khusus Tegaskan Tak Ada Hidup Mati Ikut SBY
2. Heru Lelono, Orang SBY Tapi Hati Tetap di PDIP
3. Heru Lelono Kumpulkan Tokoh Pro-SBY
4. Dari Mega, Ah, Kembali Ngomongin Markonah
5. Antara Blue Energy dan Markonah yang Menipu Soeharto
6. Apa Kabar Blue Energy Made in Indonesia

Foto dipinjam dari situs resmi Presiden Republik Indonesia. Silakan klik foto untuk melihat foto-foto yang lain di website beliau.

Standard

2 thoughts on “Heru Lelono, SBY, dan Misteri Superletoy

  1. @andy
    mungkin karena terlalu bersemangat membangun citra, jadi kurang awas. apa saja diterima mentah-mentah. trus, kalau sudah begini, orang dekat yang disalahkan.
    padahal mungkin saja, niat sang orang dekat baik; ingin membantu sby membangun citra.
    anyway, trims sudah mampir… mahalo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s