Menang di Potomac, Obama Tak Terbendung

LAJU Senator Illinois asal Hawaii Barack Obama semakin kencang. Ia tak terbendung. Dalam “pertarungan Potomac” yang dilangsungkan hari Selasa waktu Amerika (12/2) atau Rabu waktu Indonesia (13/2) Obama kembali mengkanvaskan saingan utamanya dari kubu Partai Demokrat, Senator New York Hillary Clinton.

Keadaan kini berbalik. Obama memimpin perolehan delegasi. Ia mengantongi 1.195 delegasi dan meninggalkan Hillary Clinton dengan 1.178 delegasi. Untuk bisa memenangkan pemilihan tingkat konvensi Barack Obama maupun Hillary Clinton harus merebut setidaknya 2.029 delegasi dari 4.049 delegasi yang tersedia.

Seperti Obama, Senator John McCain dari Partai Republik juga semakin memantapkan posisi sebagai orang nomor satu di partai berlambang gajah itu.

“Peluang yang kita lihat saat ini membentang dari Chesapeake melampui Sungai Potomac,” kata Obama kepada pendukungnya dalam orasi Selasa malam waktu setempat.

“Kita menang di Maryland. Kita menang di Virginia. Dan kita pun menang di Washington D.C. Gerakan ini tidak akan berhenti sampai ada perubahan di Washington D.C., dan kita sedang dalam perjalanan menuju perubahan itu,” ujar Obama seperti dikutip CNN.

Di District of Columbia Obama memimpin dengan perolehan suara 76 persen, dan Hillary Clinton mengantongi 24 persen. Sementara McCain memimpin dengan 67 persen suara mengungguli lawannya Huckabee (17 persen).

McCain sejauh ini telah mengumpulkan delegasi sebanyak 812, sementara Huckabee baru mengumpulkan 217. Untuk keluar sebagai pemenang dalam pemilihan tingkat konvensi ini kandidat dari Partai Republik harus mengumpulkan setidaknya 1.191 delegasi.

Dalam pidato kemenangannya Selasa malam waktu setempat, McCain menyampaikan rasa hormatnya kepada Huckabee yang tidak mengenal kata menyerah walau telah berkali-kali kalah. McCain mengatakan, bahwa siapapun yang akan keluar sebagai pemenang dari kubu Partai Demokrat tidak akan bisa merebut kursi presiden dari tangan Partai Republik.

Sementara itu, kekalahan dalam “pertarungan Potomac” tidak membuat Hillary Clinton patah semangat. Kini dia mengalihkan perhatiannya ke Texas, negara bagian yang dikuasai keluarga Bush. Pemilihan tingkat konvensi di negeri cowboy itu akan dilakukan tanggal 4 Maret mendatang.

“Kita akan menyapu seluruh Texas, membawa pesan apa yang dibutuhkan Amerika. Saya telah teruji, dan saya siap. Mari membuat itu semua menjadi kenyataan,” ujar istri mantan presiden Bill Clinton ini.

Published by

TeguhTimur

Born in Medan, lives in Jakarta, loves Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s