Diprotes, Gambar Yesus di Kemasan Kosmetik

KABAR berbau SARA kali ini bertiup dari negeri tetangga, Singapura. Kelompok Roman Katholik di Singapura baru-baru ini mengajukan protes keras kepada outlet Topshop.

Pasalnya, Topshop menjual komestik yang menurut warga Katholik dan Kristen Singapura menghina Yesus Kristus.

Kosmetik itu menampilkan gambar Yesus bersama dua perempuan yang memandang kepadanya dari bawah. Tertulis kalimat besar di tutup kosmetik itu “Lookin’ Good for Jesus”. Kosmetik ini dijual di tiga toko Topshop di Singapura.

Umat Katholik Singapura memprotes keras Topshop yang dinilai tidak menghormati kepercayaan umat Katholik dan Kristen. Kemasan yang menggunakan gambar Yesus itu dinilai berbau seksual dan sama sekali melecehkan ajaran Kristen.

BBC mencatat, sekitar 15 persen dari 4,4 juta warga Singapura adalah penganut Kristen.

Selain “Lookin’ Good for Jesus”, produk lain yang diprotes adalah pelindung bibir “Virtuous Vanilla“, juga hand and body cream bermerek “Get Tight with Christ“. Produk ini pun menggambarkan Yesus bersama dua wanita.

“Mengapa orang mau menggunakan simbol agama untuk mempromosikan produk kecantikan wanita? Ini sangat tidak menghormati dan tidak punya perasaan,” kata Grace Ong, salah seorang wanita karier kepada The Straits Times, seperti dikutip BBC.

Jurubicara Wing Tai, perusahaan yang mengoperasikan Topshop di Singapura, mengatakan pihaknya sama sekali tidak bermaksud menyerang kepercayaan konsumen. Mereka juga mengatakan telah menarik produk itu dari peredaran sejak bulan lalu. BBC dalam beritanya hari Selasa waktu Amerika (12/2) mengatakan tidak memperoleh informasi tambahan apakah produk buatan perusahaan Amerika Blue-Q itu masih ditemukan di pasar atau tidak.

Published by

TeguhTimur

Born in Medan, lives in Jakarta, loves Indonesia.