SBY, Merosot Hingga 30 Persen

Dok. RM.POPULARITAS SBY merosot cukup signifikan. Menurut Lingkaran Survei Indonesia, tingkat kepuasaan masyarakat kepada pemerintahan SBY merosot setidaknya hingga 30 persen. Keadaan ini menguntungkan lawan-lawan politik SBY di arena Pilpres 2009 mendatang. LSI juga menyebut Jusuf Kalla, Wiranto dan Sutiyoso sebagai tokoh yang paling berpeluang mengalahkan SBY. Berikut petikan berita yang dikutip dari Tempo Interaktif.

LSI: Kepuasan Terhadap SBY Turun, Untungkan Capres Baru
Kamis, 04 Oktober 2007 | 20:19 WIB

Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menuturkan tingkat kepuasan rakyat terhadap Susilo Bambang Yudoyono (SBY) menurun hingga 30 persen. Hal itu, kata dia, jauh berbeda dengan tingkat kepuasan pada tahun November 2004 yang mencapai 80 persen. “Fantastis dalam waktu hanya tiga tahun merosot hingga 45 persen. Dampaknya akan menguntungkan calon presiden baru,” kata Denny saat dihubungi Kamis (4/10).

Hal itu, kata dia, terbukti dengan deklarasi oleh beberapa calon presiden baru mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat. Beberapa waktu lalu, Sutiyoso telah mendeklarasikan diri akan maju dalam pilpres 2009. “Mainset masyarakat kini telah berubah terhadap SBY. SBY dinilai gagal,” kata dia.

Dia menuturkan beberapa faktor ketidakpuasan rakyat yaitu Bidang ekonomi, pengangguran dan kemiskinan masih tinggi, dan Bidang hukum penyelesaian kasus korupsi masih dinilai tebang pilih.

“Selain itu publik menilai SBY tidak bisa menyelesaikan masalah bangsa ini dan harapan terhadap SBY tidak bisa terealiasasi seluruhnya,” kata dia.

Sehingga, kata dia, ada kecenderungan dari rakyat untuk mencari pemimpin baru yang dinilai akan lebih baik dibanding SBY. LSI, kata dia, mengkatagorikan ada dua macam pemimpin baru yaitu Alumni Pilpres tahun 2004 dan Pendatang Baru. Alumni pilpres itu adalah Ketua Umum PDIP Megawati, Mantan Panglima TNI Wiranto,dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Sedangkan pendatang baru, LSi mencatat ada dua kandidat yang kuat yaitu Sultan Hamengkubuwono dan Sutiyoso.

Terkait dengan kemungkinan yang menjadi calon terkuat, Denny menyatakan tergantung dari pandangan masyarakat terhadap para kandidat. Menurut dia, rakyat akan cenderung memilih figur yang tegas, strong dan berbeda dengan karakter SBY. “Publik tentu akan memilih karakter yang kontras dari SBY,” kata dia.

Hal yang sama, tambah dia, terjadi saat SBY dipilih dan mengalahkan Megawati. “Saat itu megawati kan dinilai pendiam dan SBY merupakan sosok yang lebih tepat dipilih menjadi presiden,” jelasnya. Calon kuat itu, lanjut dia, adalah Wiranto, Jusuf Kalla dan Sutiyoso. “Mereka memiliki karakter yang berbeda,” kata dia lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s