Andil Kalla Angkat Pamor SBY

SBY dan Kalla

BAGAIMANAPUN, Jusuf Kalla punya andil dalam mendongkrak pamor pemerintahan SBY.Tanpa JK, sulit bagi SBY mempertahankan pemerintahannya, dan mendapat cum bagus di mata internasional.

Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Rully Chairul Azwar, kepada Rakyat Merdeka hari ini mengatakan, pamor SBY yang relatif masih bagus di mata internasional tak lepas dari kerja keras dan dukungan seluruh elemen dalam pemerintah, termasuk Jusuf Kalla.

“Jusuf Kalla memiliki andil, karena posisinya sebagai pasangan yang tak ter pisahkan dengan SBY,” katanya.

Sebelumnya pengamat keindonesiaan dari East West Center, Richard Baker menilai betapa pun miring kritik dialamatkan kepada SBY, namun sampai kini pendiri Partai Demokrat itu masih merupakan tokoh nomor satu di republik ini.

Baker yakin dalam Pilpres 2009 mendatang SBY akan kembali terpilih memimpin Indonesia sampai 2014. Tidak ada satu orang pun yang kini disebut-se but akan menjadi penantang SBY lebih baik dari putra kelahiran Pacitan, Jawa Timur itu.

Dalam 2,5 tahun pertama berkuasa, SBY dinilai telah melakukan sejumlah hal luar biasa yang tak mudah dilakukan oleh pemerintah sebelumnya. Mulai dari tsunami di Aceh akhir 2004, gempa bumi di Nias 2005, aktifitas vulkanik Gunung Merapi 2006, gempa Jogjakarta 2006, hingga yang terakhir letusan Gunung Gamkonora di Maluku Utara pekan ini.

Belum lagi kecelakaan trans portasi, khususnya transportasi udara, sampai-sampai negara-negara Uni Eropa mem-black list maskapai-maskapai Indonesia.

Baker yang pernah bertugas di Departemen Luar Negeri AS mencatat dua prestasi penting pemerintahan SBY. Perdamaian di Aceh yang didahului dengan MoU Helsinki, hingga pelucutan senjata, sampai pemilihan kepala daerah secara langsung yang menempatkan bekas petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Irwandi Yusuf sebagai gubernur Aceh. Hal kedua adalah perang melawan korupsi. Beberapa kepala daerah dan anggota parlemen lokal, tengah diselidiki dalam kasus korupsi. Bahkan ada menteri yang dicopot karena terindikasi melakukan tindakan korupsi.

Sementara itu, Ketua Departemen Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan DPP Partai Golkar Yuddy Chrisnandi, juga kepada Rakyat Merdeka, mengatakan nama SBY tetap kinclong karena parpol besar seperti Golkar, PDI Perjuangan termasuk PPP belum memunculkan nama capres.

“SBY jangan ge-er Justru, hal ini akan menjadi cambuk bagi pesaingnya agar mempersiapkan diri lebih awal menghadapi 2009,” katanya.

Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar ini menyarankan agar parpol-parpol besar segera memunculkan tokoh yang akan mereka usung menjadi capres. Hal ini perlu dilakukan agar mereka tak ketinggalan start dari SBY.

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s