Teguh Santosa Tak Langgar Kode Etik Jurnalistik

Ramdhan Muhaimin – detikcom

Jakarta – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menyesalkan tindakan penahanan terhadap Pemimpin Redaksi (Pemred) situs Rakyat Merdeka Online, Teguh Santosa. Menurut AJI, Teguh tak melanggar kode etik jurnalistik.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Heru Hendratmoko saat berbincang dengan detikcom, Kamis (20/7/2006).

Heru mengatakan, persoalan pemuatan kartun nabi di rakyatmerdeka.co.id bukanlah persoalan kriminal atau pidana. Masalah pemuatan itu hanya sebatas persoalan jurnalistik.

“Teguh sangat kooperatif selama pemeriksaan sampai ke tingkat Kejaksaan Tinggi. Bahkan Rakyat Merdeka telah mencopot kartun tersebut dan meminta maaf,” tambah Heru.

Ditambahkan Heru, tidak ada pelanggaran kode etik jurnalistik yang dilakukan oleh Teguh. Penahanan yang dilakukan terhadapnya, dijelaskan Heru, merupakan tragedi dunia pers di tanah air.

“Kita kan sudah punya UU Pers. Teguh adalah anggota AJI Jakarta. Jadi dia tahu betul kode etik jurnalistik,” imbuhnya.

Rencananya AJI Indonesia, para wartawan senior dan Dewan Pers siang hari ini akan mendatangi Kejaksaan Agung menuntut pembebasan Teguh.

Published by

TeguhTimur

Born in Medan, lives in Jakarta, loves Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s