Kaki Tangan

0300
AMERIKA ingin menguasai Irak dalam arti yang sesungguhnya: menguasai rakyat Irak dan menguasai sumur minyak Irak. Presiden Amerika George W Bush dan para pembantu setianya menggunakan berbagai kelompok-kelompok oposisi anti-Saddam Hussein. Mereka, kelompok oposisi itu, dibuai janji-janji manis.

Ada tiga kelompok oposisi yang secara khusus dibina Amerika; Iraqi National Congress (INC), Kurdish Democratic Party (KDP) dan Patriotic Union of Kurdish (PUK). INC yang dipimpin Ahmed Chalabi mengklaim kelompoknya menghadirkan kekuatan politik dengan perwakilan penuh dari semua kelompok dan komunitas, termasuk Sunni, Syiah, Kurds, Kristen, dan kelompok minoritas lainnya.
Ahmed Chalabi adalah seorang pengusaha yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di Amerika dan Inggris. Itu sebabnya dia sangat western minded dan pro Amerika Cs.

KDP yang dipimpin Masood Barzani dan PUK yang dipimpin Jalal Talabani didukung oleh orang-orang Kurdi. Mereka menguasai wilayah utara Irak. Selain di Irak, orang-orang Kurdi juga menyebar di selatan Turki dan barat Iran. Rivalitas diantara Barzani dan Talabani amat tinggi, tak dapat ditutupi. Masing-masing mereka ingin menjadi penguasa tunggal, kelak bila Kurdi merdeka. Amerika menjalin kerjasama yang sangat intens dengan kedua pemimpin kelompok Kurdi ini. Beberapa kabar menyebutkan, karena beberapa hal, Amerika lebih cenderung mendukung Talabani.

Ketiga kelompok oposisi tersebut pernah bertemu dalam konferensi di London, Inggris pertengahan Desember tahun lalu. Konferensi itu secara khusus membahas pemerintahan di Irak pasca Saddam. Yang penting bagi kubu ini, dan sponsornya (baca: Amerika Cs), bukan pelucutan senjata di Irak seperti yang sedang dilakukan United Nations Monitoring, Verification and Ispection Commission (UNMOVIC). Tetapi persoalan siapa yang menguasai rakyat Irak dan sumur minyak Irak setelah Saddam.

Bush mengirimkan utusan khusus dalam konferensi itu. Namanya Zalmay Khalil Zaid (perhatikan: untuk membuat orang-orang Arab jatuh hati, Amerika menggunakan orang Arab juga). Konferensi itu tidak menghasilkan apa-apa. Masing-masing kelompok berebut menjadi penguasa Irak setelah Saddam digulingkan Amerika.

Nah, ada satu lagi kelompok oposisi Irak. Namanya Supreme Council of Islamic Revolution in Iraq (SCIRI). Didirikan awal tahun 1980-an, saat Irak dan Iran tengah bertempur. Pemimpinnya bernama Muhammad Sayyid Baqir Al Hakim.

Sejak melarikan diri dari Baghdad, Baqir Al Hakim menetap di Tehran, Iran. Jutaan pengungsi Irak di Iran dan di Syria mendukung SCIRI. Kelompok anti-Amerika dan anti-Israel Hizbullah, kabarnya, juga memberi dukungan kepada kelompok ini.

Seorang di Damaskus bercerita kepada saya. Katanya, sejak beberapa minggu lalu, ribuan milisi Badr Brigade atau Brigade Besar, sayap militer SCIRI menyebrang, masuk ke Irak. Jumlah mereka diperkirakan akan mencapai 50 ribu sampai 100 ribu.

Badr Brigade, lanjutnya, akan berusaha merebut kekuasaan dari Saddam Hussein. Target minimum, menduduki sekecil apapun wilayah Irak. Setelah itu menggelar perang panjang menghadapi penguasa Irak, apakah Saddam atau gubernur militer Amerika.

Mereka tak akan membiarkan Irak jatuh ke tangan Amerika atau antek-antek Amerika. “Kalau tidak sekarang, kapan lagi? Amerika tak akan membiarkan Islam kembali ke Irak. Sekarang adalah saat terbaik,” katanya.

Orang yang menceritakan hal ini kepada saya memegang paspor Malaysia. Dia lahir di Patani, Thailand dekat garis perbatasan dengan Malaysia. Saya tak bisa menyebutkan namanya. Dia lama tinggal di Qum, sekitar 160 kilometer sebelah selatan Tehran. Dia sudah kembali ke Iran. Bisa jadi, bergabung dengan Badr Brigade. “Kalau mau, Antum bisa ikut saya,” ajaknya. Sayang, saya tak memperoleh visa ke Iran.[t]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s