Mengumpulkan Dukungan

0309
PRESIDEN George W Bush bertekad menyerang Irak tanggal 17 Maret. Para pejabat Gedung Putih dikerahkan untuk mengumpulkan dukungan dari negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB. Amerika mendesak PBB menerima resolusi baru yang mereka tawarkan. Dalam resolusi itu disebut-sebut pemberian kewenangan bagi Amerika untuk menggunakan kekuatan militer menyerang Irak.

“Kami melakukan apapun untuk menghindari perang. Tapi, kalau Saddam tak juga melucuti senjatanya, apa boleh buat,” kata Bush dalam pidatonya hariSabtu lalu. Pidato itu disebarluaskan melalui jaringan radio hingga ke pelosok-pelosok desa di Amerika.

Bush wajar berang dan kalap. Rencananya menghancurkan Irak sejauh ini baru didukung oleh Inggris, Spanyol, dan Bulgaria. Tiga anggota tetap DK PBB, Prancis, Rusia dan China dengan tegas menolak keinginan Bush itu. Jerman juga ikut menentang. Apalagi Syria, negara yang dicurigai Amerika menyimpan dan melindungi teroris. Dari 15 anggota DK PBB, tinggaal enam negara yang belum memberikan sikapnya.

Menlu Prancis Dominique de Villepin tak mau kalah. Dalam waktu dekat, dia akan mengunjungi tiga negara Afrika yang duduk di DK PBB dan belum memberi ketegasan sikap dalam krisis diIrak. Ketiga negara itu adalah Angola, Kamerun daan Guinea. Pakistan, Mexico dan Chili juga akan dilobi.

Kata Dominique, laporan United Nations Monitoring, Verification and Inspection Commission (UNMOVIC) membuktikan Irak punya niat baik untuk melucuti senjata mereka. Jadi, kata Dominique, sewajarnya bila UNMOVIC diberi waktu lagi.

Tapi kata Bush yang angkuh dan arogan itu, “Apa yang diinginkan PBB tak pernah dipenuhi Irak, yakni kerjasama yang penuh.”

Di hari yang sama, dari Baghdad, Saddam Hussein meminta PBB mengumumkan pada dunia bahwa Geroge W Bush dan Tony Blair adalah pembohong besar. Permintaan itu disampaikan Saddam usai menghancurkan lagi enam rudal Al Samoud-2 milik Irak. Sejak pekan lalu, Irak telah menghancurkan 40 rudal Al Samoud-2 yang oleh UNMOVIC dinilai melewati ketentuan jarak tembak sejauh 150 kilometer.

Saddam mengatakan, Al Samoud-2 miliknya tidak melewati batas itu. Tapi, untuk menghindari perang dan menyelamatkan umat manusia dan kehancuran, dia rela mengikuti permintaan Ketua UNMOVIC Hans Blix.

Selain meminta PBB mengumumkan duet Bush dan Blair sebagai pembohong andal, dalam pertemuan dengan pejabat militer Irak itu, Saddam juga meminta PBB mengakhiri embargo terhadap Irak yang diberlakukan sejak 1991. Jutaan anak Irak tewas kelaparan, sejak itu.[t]

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s