Tawaran Iran

0305
PEMERINTAH Iran menawarkan solusi menarik untuk menghindarkan perang di kawasan Teluk Parsia. Saddam Hussein, kata Iran, mesti melakukan rekonsiliasi dengan berbagai kekuatan oposisi di bawah pengawasan PBB. Lalu, digelar pemilihan umum, untuk menentukan siapa yang akan memimpin rakyat Irak. Pemilu ini juga harus dilakukan dibawah pengawasan PBB.

Bisa dipastikan, usulan ini akan ditentang habis-habisan oleh Amerika dan para penguntitnya. Bagi Amerika Cs, kehancuran Saddam Hussein adalah jalan antara untuk menguasai kawasan Teluk, dan kawasan Timur Tengah. Setelah Irak ditaklukan, serangan berikutnya mengarah ke Iran. Lalu Syria dan negara Timur Tengah lain yang menolak tunduk di hadapan Amerika. Disamping, sudah pasti, menghancurkan Saddam Hussein berarti jalan menuju sumur-sumur minyak di Irak.

Usulan Iran ini juga akan dipandang dengan mata tertutup oleh Amerika. Apalah arti Iran bagi Amerika. Bulan Oktober tahun lalu, Presiden Amerika George W Bush menyebut Iran, Irak dan Korea Utara adalah tiga negara setan yang harus diberantas. Bush si juragan minyak itu menyebut ketiga negara ini dengan istilah Axis of Devil atau Poros Setan.

Tawaran menarik dari Iran itu disampaikan Menlu Iran Kamal Kharazzi dalam sebuah konferensi hari Selasa lalu di ibukota Tehran.

“Kami menyarankan sebuah referendum di Irak, dan rekonsiliasi antara pemerintahan sekarang dengan berbagai kekuatan oposisi. Semua proses itu mestilah dilakukan dibawah pengawasan PBB. Kami yakin, dengan cara seperti ini rakyat Irak akan menemukan siapa yang berhak memimpin mereka. Rakyat Irak harus menentukan sendiri masa depan mereka dan pemerintahan mereka yang melindungi semua kelompok minoritas, baik etnik maupun agama,” katanya.

Kekuasaan Saddam di Irak diperbaharui bulan Oktober tahun lalu dalam sebuah referendum. Seratus persen rakyat Irak yang mengikuti referendum, jumlahnya sebelas juta orang, meminta Saddam tetap bertahan sebagai presiden mereka untuk masa tujuh tahun ke depan.

Usulan dari Iran ini belum apa-apa dicurigai Amerika sebagai upaya Iran menguasai Irak. Maunya Amerika, biar mereka saja yang menguasai Irak, dan menjadikan Irak basis strategis untuk perluasan kekuasaan di seluruh daratan Arab. Media-media di Amerika sana menyebut usulan tersebut sama persis dengan usulan yang disampaikan Hizbullah, kelompk garis keras anti Amerika-Israel yang bermarkas di Lebanon. Usulan itu disampaikan Hizbullah bulan Februari lalu. Sementara Uni Emirat Arab (UEA) dalam KTT Liga Arab pekan lalu di Mesir, meminta Saddam mengundurkan diri. Itu akan menyelamatkan Irak dari serbuan Irak, kata pejabat Abu Dhabi. UEA adalah satu dari sekian negara di kawasan Teluk yang mengizinkan Amerika menggunakan wilayahnya sebagai pangkalan militer.

Sejauh ini, Amerika telah menyiapkan agenda menguasai Irak pasca Saddam Hussein. Antara dua sampai tiga tahun, seorang gubernur jenderal akan ditempatkan di negeri seribu satu malam itu. Selama masa-masa itu, Amerika “mempersilakan” kelompok oposisi menggodok sisem pemerintahan yang dipimpin oleh orang Irak sendiri.

Ada tiga kelompok oposisi Irak pro-Amerika, yakni National Congress (INC) pimpinan Ahmed Chalabi, Patriotic Union of Khurdistan (PUK) pimpinan Jalal Talabani dan Kurdish Democratic Party (KDP) pimpinan Masood Barzani.

Bulan Desember lalu, ketiga kelompok oposisi ini diundang dalam sebuah konferensi di London. Beberapa hari lalu, Talabani dan Barzani kabarnya bertemu dengan pejabat tinggi Amerika di Washington. Bisa jadi, dalam pertemuan itu, Amerika meminta agar oposisi Kurdi mengizinkan pasukan Turki yang membawa pasukan Amerika melewati wilayah Kurdi di utara Baghdad.[t]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s