Notes, Syria

Gejolak di Turki

0302
DEWAN Perwakilan Rakyat (DPR) Turki masih punya hati nurani. Mereka menolak keinginan Perdana Menteri Turki Abdullah Gul mempersilakan 62.000 serdadu Amerika masuk ke wilayahnya. Penolakan itu diperoleh setelah DPR Turki melakukan voting. Hasilnya luar biasa. sebanyak 250 anggota DPR Turki menyatakan menolak. Sementara 19 lainnya memilih abstain. Voting dilakukan hari Sabtu lalu.

Di luar gedung DPR, Abdullah Gul ngeyel. Katanya, dia dan seluruh anggota kabinet pemerintahan Turki menolak keputusan DPR itu. Abdullah Gul mempersoalkan jumlah anggota DPR Turki yang hadir dalam voting. Dari 533 anggota, masa cuma 264 yang hadir, protes Abdullah Gul. Jumlah itu tidak mencukupi kuorum, katanya lagi.

Dewan pimpinan DPR Turki sejauh ini tidak menjelaskan, kemana perginya lebih dari setengah wakil rakyat itu saat voting dilakukan. Sayang sekali, gara-gara kebanyakan anggota DPR Turki lebih senang mangkir, keputusan yang harusnya melegakan dunia internasional itu, jadi debatable atau bisa diperdebatkan lagi.

Terlepas dari persoalan sah tidaknya hasil voting di DPR itu, proposal Abdullah Gul tentang pentingnya mempersilakan serdadu Amerika masuk ke wilayah Turki tidak mendapat dukungan mayoritas rakyat. Seperti di Indonesia dan banyak negara lain di belahan bumi ini, rakyat Turki sesungguhnya juga menentang rencana Amerika dan kawan-kawannya itu.

Di saat anggota DPR Turki tengah menggelar voting, ratusan ribu rakyat Turki turun ke jalan. Mereka memenuhi pusat kota Ankara, Ibukota Turki. Polling yang diselenggarakan beberapa lembaga swadaya masyarakat memperlihatkan lebih dari 90 persen rakyat Turki menolak perang di kawasan Turki atas alasan apapun. Apalagi kalau cuma karena Amerika mau merebut minyak di kawasan Arab. No way, kata demonstran.

Abdullah Gul, sang kepala pemerintahan, punya alasan lain, kenapa dirinya mempersilakan serdadu Amerika menggunakan wilayah Turki yang berbatasan dengan Irak di dekat daerah Kurdi. Alasan itu, bagi Abdullah Gul, sangat masuk akal. Beberapa tahun terakhir Turki diserang penyaki ekonomi yang tak kunjung sembuh. Nah, Amerikaa menawarkan bantuan sebesar enam juta dolar Amerika kepada Abdullah Gul. Janji Amerika, uang sebanyak itu bisa dipakai untuk menyelamatkan ekonomi Turki yang carut marut.

Apa yang dilakukan Amerika setelah mengetahui keputusan DPR Turki? Seperti biasa, Amerika tak peduli. Serdadu-serdadu Amerika kini tengah mempersiapkan pangkalan militer baru di kota Diyarbakir, sebelah timur Turki. Jarak kota ini ke garis perbatasaan Irak hanya beberapa kilometer.

Artinya, jarak serdadu Amerika dengan Baghdad tinggal sejengkal saja. Mencapai Diyarbakir sama artinya dengan mencapai batas utara Baghdad. Karena sejak beberapa tahun terakhir, pasukan Turki sudah menduduki wilayah itu. Tadinya, sekitar 1.900 serdadu Amerika ditempatkan di pangkalan militer Incirlik, di dekat Iskandaruen, hanya beberapa kilometer dari perbatasan dengan Syria.

Sementara dari Mesir diberitakan, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Liga Arab yang digelar di Sharm El Sheikh, Mesir, menentang semua rencana Amerika Cs menyerang Irak. Keputusan ini unik juga, mengingat, negara Arab seperti Arab Saudi, Kuwait, Oman, Bahrain dan Uni Emirat Arab mempersilahkan Amerika Cs menggunakan wilyahnya sebagai pangkalan militer. Hasil KTT tersebut disampaikan oleh Sekjen Liga Arab Amir Moussa, hari Sabtu petang waktu Mesir.

“Kami seratus persen mendukung implementasi resolusi Dewan Keamanan PBB,” kata Amir Moussa.

“Kitatidak seharunya meragukan apapun upaya yang tengah dilakukan PBB. Kita harus sepenuhnya menentang perang terhadap Irak. Kami tidak akan mengambil bagian dalam rencana Amerika. Kami juga tidak memberikan simpati kami terhadap Amerika,” lanjutnya.

Dalam KTT itu, Uni Emirat Arab sempat mengajukan permintaan agar Saddam Hussein mengundurkan diri saja dari kekuasaan. Tapi permintaan itu diabaikan sebagian besar delegasi KTT.

Sementara pemimpin Libya Kolonel Moammar Qadhafi menyalahkan Putra Mhkota Saudi Arabia, Pangeran Abdullah yang menjalin hubungan baik dengan Amerika. Selain Arab Saudi, Qadhafi juga menyindir Kuwait.

Presiden Syria Bashar Assad mengingatkan agar semua bangsa Arab berhati-hati terhadap rencana-rencana Amerika di masa datang. Bangsa Arab harus berani menghadapi Amerika, katanya.[t]

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s